Ferdinan: Tugas Terberat Prabowo Hancurkan Khilafah dan ISIS

Ferdinan: Tugas Terberat Prabowo Hancurkan Khilafah dan ISIS

Tugas Prabowo Subianto untuk menghancurkan khilafah dan ISIS cukup berat, jadi ia meminta jangan menambahkan dengan memulangkan Habib Rizieq.

Bukan Memulangkan HRS, Ferdinan: Tugas Terberat Prabowo Hancurkan Khilafah dan ISIS

Konten.co.id – Politisi partai Demokrat Ferdinand Hutahean menyebut tugas dan pekerjaan rumah yang diemban Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto saat ini cukup berat.

Diketahui mantan Menhan Ryamizard Ryacudu meminta Prabowo bisa menghancurkan khilafah dan ISIS. Dengan tugas ini, ia menambahkan kalau itu menunjukkan kalau tugasnya bukan untuk memulangkan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS).

“PR Ryamizard untuk Prabowo: Hancurkan Khilafah dan ISIS Tugas yang mungkin sukit dilakukan, karena anasir2 Khilafah itu ada di kubu 02 saat Pilpres. Namun yg pasti tugas itu hrs dilakukan sbg amanat menjaga bangsa. Clear tugasnya bkn memulangkan Rizieq” cuitnya.

Hal ini pun memicu respon netizen. Sejumlah netizen menilai kalau akan sangat sulit menghilangkan khilafah dari Indonesia.

“Menghilangkan khilafah dlm arti mengganti dasar negara pancasila dan ISIS itu anak TK jg bisa @FerdinandHaean2 …!! Krn semua itu hanya cerita dan halusinasi islamphobia dan gerombolanmu utk memfitnah umat islam…” cuit @mus_tanjung.

Sementara akun @yadhijashar mencuitkan “1. Saya setuju ISIS dihancurkan! 2. Jelaskan dulu arti khilafah. Jangan sembarangan! Jika yang kau maksud khilafah itu yang termaktub dalam Al-Quran, kau layak diperangi, Lae. Banyak yang antri tarung sampai mati denganmu, Lae. Camken!”

“Ya Allah ya robbi,,, sbg umat Islam sakit bener baca ocehan anda. Anda non muslim sangat2 tidak punya adab dan etika. Sampai kapanpun Indonesia tdk akan pernah damai selama org2 macam anda ini dibiarkan ngoceh yg menyinggung keyakinan org lain” cuit @kainayala46.

Prabowo Subianto resmi menjabat sebagai Menteri Pertahanan di Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 menggantikan Ryamizard Ryacudu.

Namun ia menyebut ada Pekerjaan rumah (PR) bagi Prabowo yaitu menghancurkan ISIS dan Khilafah. Selain itu juga meminta Prabowo menghapus radikalisme yang mulai masuk ke sekolah dan menyasar anak.anak.

“(PR-nya Prabowo) khilafah tuh, ISIS, harus dihancurin,” tegas Ryamizard usai upacara serah terima jabatan di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (24/10/2019).

“Pokoknya sekarang, kita mohon Pak Prabowo agar dilanjutkan (penanganan radikalisme) dan jangan sampai meningkat lagi perkembangannya,” tutur Ryamizard.

Tidak lupa masalah ideologi yang tidak selaras dengan Pancasila yang saat ini sudah menjangkit hampir tiga persen internal TNI. Menurutnya, Prabowo harus bisa menghentikan pertumbuhan ideologi yang menyimpang tersebut, terutama di tubuh TNI.

“Ini paling, sangat berbahaya. Kenapa? Karena dia akan mengubah ideologi Pancasila (menjadi) khilafah dan lain-lain. Saya sampaikan pada waktu di Mabes TNI, ini sudah terpapar tiga persen. Bayangkan, dari jumlah berapa banyak? Belum PNS, apalagi mahasiswa, BUMN. Ini adalah PR kita, Pak Prabowo,” tegasnya.

Selain itu, ia berpesan agar Prabowo meneruskan sosialisasi bela negara yang selama ini ia lakukan. Selain itu, ada juga sejumlah kegiatan di kawasan ASEAN yang harus menjadi salah satu konsentrasi Prabowo sebagai Menhan.

“Kemudian untuk menghadapi teroris, pembajak laut, saya juga menginisiasi Trimatra. Matra Laut, Darat, Udara, masih latihan,” ucapnya.

Ryamizard juga berpesan agar Prabowo terus mempertahankan situasi di Laut China Selatan yang sudah agak mereda. Apalagi, perairan tersebut merupakan bagian dari beberapa negara, termasuk Indonesia.

“Laut China Selatan adalah pekarangan rumah kita bersama, mari kita amankan bersama. Ini adalah kegiatan dari Kemenhan,” tutup Ryamizard. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *