Durhaka, Seorang Anak di Lampung Tikam Ayah Sampai Tewas

Durhaka, Seorang Anak di Lampung Tikam Ayah Sampai Tewas

Ahmad Kasiam (72) ditikam Dwi (31) anaknya sendiri karena menolak meminjamkan sertifikat rumah.

Seorang Anak di Lampung Tikam Anak Sampai Tewas Karena Sertifikat Rumah

Konten.co.id – Warga Pekon Bumi Ratu Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu, Rabu (23/10/19) pukul 18.30 WIB dikejutkan dengan tewasnya seorang ayah bernama Ahmad Kasiam (72) usai ditikam dengan arit anaknya sendiri Dwi (31),.

Kapolsek Pagelaran Polres Tanggamus AKP Syafri Lubis mengatakan berdasar keterangan tersangka penganiayaan dilakukan setelah ayahnya tidak meminjamkan sertifikat rumah yang ingin digunakan untuk meminjam uang di bank.

“Sertifikat tersebut dijaminkan untuk meminjam uang, karena pelaku akan membayar angsuran sepeda motor yang sudah menunggak 1 bulan dan sisanya untuk modal usaha,” katanya, Jumat (25/10/2019).

Kejadian terjadi sekitar pukul 18.30 WIB, tersangka dan ayahnya ribut mulut di dapur rumah usai tersangka menyampaikan niatnya meminjam sertifikat tersebut.

Korban tidak mengijinkan karena takut pelaku tidak sanggup membayar angsuran bank. Setelah itu korban pun marah karena ayahnya dianggap selalu merendahkannya dan tidak mau membantu pelaku dalam kesulitan ekonomi.

Merasa sakit hati, tersangka mengambil sebilah arit yang ada didapur dan diasahnya diluar rumah. Ia pun kembali menghampiri sang ayah dan langsung mengalungkan arit ke leher ayahnya.

Korban sempat akan merebut arit tersebut, tiba-tiba tersangka langsung menyabit korban sehingga mengenai bagian punggung dan tangan korban sebelah kiri. Tepatnya di bawah ketiak sebelah kiri yang mengakibatkan luka robek.

Mendengar keributan dan melihat korban bersimbah darah, tiga saksi Viki Setiawan, Rasmanto dan Vivi Rofikoh menolong korban dengan membawanya ke RSUD Pringsewu, namun sesampainya di RS korban meninggal dunia. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *