Bangunan Lapuk, Dua Ruang Kelas SD di Garut Roboh

Bangunan Lapuk, Dua Ruang Kelas SD di Garut Roboh

Dua ruang kelas di SDN 2 Cijolang, Limbangan, Kabupaten Garut roboh karena bangunan sudah lapuk.

Dua Ruang Kelas SD di Garut Roboh Karena Bangunan Sudah Lapuk

Konten.co.id – Dua ruang kelas yang berada di SD Negeri 2 Cijolang, Kecamatan Limbangan, Rabu (23/10/2019) roboh.

Bangunan tersebut roboh karena kondisinya yang sudah lapuk. Meski tidak ada korban jiwa, tapi kerugian yang harus diterima cukup besar.

Diakui Anggota Komisi 4 DPRD Garut Ade Husna, kondisi SDN 2 Cijolang memang sudah lapuk dan banyak bagian yang sudah rusak.

“Sekolah yang berada di Kampung Laksana, Desa Cijolang, Kecamatan Bl Limbangan, Kabupaten Garut, Kondisinya memang sudah rusak,” katanya.

Sebelumnya, kata Ade, pihaknya sudah memeriksa sehari sebelumnya untuk dilaporkan ke Dinas Pendidikan.

Sementara itu Komandan Kodim 0611 Garut, Letkol Inf Erwin Agung mengatakan dari keterangan yang terima dari pihak sekolah, kondisi bangunan yang dibangun sejak tahun 2008 lalu ini khususnya bagian atap dan ruang kelas memang sudah lapuk.

Erwin mengatakan, saat dua ruang kelas tersebut roboh tidak sedang dilakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) oleh guru dan para siswa. Bahkan ruangan tersebut selama enam bulan tidak digunakan karena kondisinya yang membahayakan.

Ia menjelaskan, pada bulan Mei 2019 dua ruang kelas yang biasa digunakan oleh siswa kelas 2 dan 3 tidak digunakan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Agar kegiatan belajar mengajar bisa tetap terlaksana, pihak sekolah pun sempat meminjam ruangan Madrasah al Muhtadin.

“Kegiatan belajar mengajar untuk kelas 2 dan 3 pun kemudian kembali ke sekitar sekolah dan hingga akhirnya terjadi robohnya sekolah,” katanya.

Selain dua kelas yang ambruk, sejumlah retakan besar pun terlihat di beberapa titik dinding sekolah.

“Hasil koordinasi didapatkan bahwa kegiatan belajar mengajar akan dilalukan sementara hingga proses perbaikan di Madrahan al Muhdtadin mulai besok. Kata Kepala Sekolahnya memang sejak 2017 sudah mengajukan perbaikan namun belum terealisasi sampai sekarang,” pungkasnya. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *