Arti, Makna dan Pahala Membaca Shalawat Nariyah

Arti, Makna dan Pahala Membaca Shalawat Nariyah

Bacaan shalawat Nariyah memiliki segudang arti dan makna

Ribuan Orang Baca Shalawat Nariyah di Hari Santri, Ini Arti, Makna dan Pahalanya

Konten.co.id – Memeriahkan Hari santri Nasional 2019, ribuan orang membaca Shalawat Nariyah di Masjid Hasyim Asyari Jakarta.

Ketua Panitia Pembacaan 1 Miliar Shalawat Nariyah KH Misbahul Munir Kholil mengatakan kegiatan tersebut adalah upaya dari PBNU mengharapkan berkah sekaligus memohon kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia terhindar dari bencana.

“Berharap bangsa Indonesia hidup damai baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur yang penuh keberkahan dari Allah SWT,” kata Wakil Ketua Lembaga Dakwah PBNU ini di Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (18/10) saat konferensi pers Pembacaan 1 Miliar Shalawat Nariyah.

Kemudian, lanjut kiai kelahiran Probolinggo, pembacaan shalawat nariyah ini untuk mengenang sekaligus mendoakan arwah para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia melawan penjajahan.

Lalu apa sih makna pembacaan shalawat Nariyah sebenarnya?

Sholawat Nariyah, sebagai wujud cinta yang mendalam dari umatnya untuk pemimpin umat yaitu Baginda Rasululloh SAW.

Salah satu caranya dengan selalu membacakan sholawat kepadanya dan keluarga serta sahabatnya.

Makna setelah membacanya pada hakikatnya adalah rahmat yang senantiasa Allah berikan kepada hambanya ketika hambanya membacakan shalawat tersebut.

Ini lafal beserta arti bacaan shalawat nariyah.

أللّهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ الّذِي تَنْحَلُّ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَحُسْنُ الْخَوَاتِمِ وَيُسْتَسْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ فِيْ كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ

Artinya : “Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan salam yang sempurna kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan, tunaikan segala macam hajat, dan tercapai segala macam keinginan dan husnul khotimah, di curahkan air hujan (rahmat) dengan berkah pribadinya yang mulia. Semoga rahmat dan salam yang sempurna itu juga tetap tercurah kepada para keluarga dan sahabat beliau, setiap kedipan mata dan hembusan nafas, bahkan sebanyak pengetahuan bagiMu.”

Oleh Syaikh Muhammad At Tunisii, bahwa shalawat ini punya banyak manfaat:

  1. Di mana sholawat tersebut apabila dibaca 11 kali pada setiap hari, maka Allah akan memudahkan rizqinya dan diangkat derajatnya di mata masyarakat.
  2. Apabila dibaca 31 kali pada setiap selesai sholat subuh, maka Allah akan memudahkan segala macam urusannya dalam setiap usahanya.
  3. Apabila dibaca 90 kali pada setiap harinya maka Allah akan mengangkat kedudukannya, dimudahkan rizqinya, dijauhkan dari segala penyakit, dibukakan pintu kebijakan, sehingga semua orang akan menaruh rasa senang kepadanya.
  4. Apabila dibaca 300 kali di dalam suatu majelis (secara bersama-sama), maka Allah akan mengabulkan hajatnya yang besar di samping itu akan di jauhkan dari marabahaya yang besar.
  5. Dalam kitab Khozinatul Asror (hlm. 179) dijelaskan, “Salah satu shalawat yang mustajab ialah Shalawat Tafrijiyah Qurthubiyah, yang disebut orang Maroko dengan Shalawat Nariyah karena jika mereka (umat Islam) mengharapkan apa yang dicita-citakan, atau ingin menolak yang tidak disukai mereka berkumpul dalam satu majelis untuk membaca shalawat nariyah ini sebanyak 4444 kali, tercapailah apa yang dikehendaki dengan cepat (bi idznillah).

Meski demikian membacakan shalawat Nabi adalah kewajiban dan keharusan. Mengingat kita sebagai bagian dari umat Rasulullah SAW mencintai dan merindukannya. (*)

Penulis : AIK

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *