Anggaran Beli Ballpoint Mencapai Rp 123 M, Pemprov DKI Jakarta Boros

Anggaran Beli Ballpoint Mencapai Rp 123 M, Pemprov DKI Jakarta Boros

Anggaran ATK Pemprov DKI Jakarta boros karena banyaknya anggaran yang juga cukup besar seperti anggaran ballpoint yang mencapai Rp 123 Miliar.

Anggaran Beli Ballpoint Sampai Rp 123 Miliar, Pemprov DKI Jakarta Dinilai Boros

Konten.co.id – Setelah sebelumnya anggaran lem aibon Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mencapai Rp 83 Miliar viral di sosial media, kini anggaran ballpoint juga jadi sorotan.

Dilihat dari akun @eko_kuntadhi, anggaran pembelian ballpoint mencapai Rp 123 Miliar. Ini tentu bukanlah nominal sedikit.

“Anggaran DKI defisit? Ya, jelas aja. Beli pulpen aja sampai Rp123 miliar. Foya-foya banget sih?” cuitnya.

Hal ini pun mendapat respon netizen. Kebanyakan menilai kalau nilai harga ballpoint sebanyak itu boros. Bahkan bisa membeli pabrik ballpoint.

“Ballpoint hrg per pcsnya 105.000? Ballpoint Impor kali ya? Apa yg nyusun anggaran gak cek tokopedia dl? Ada kok yg skotak isi 12 pcs hrgnya 25rban. Jd gw kerja banting tulang trus hrs byr pajak cm utk dpake buat biaya2 ga jelas bgini? Sakit ati bgtttt” cuit @neilotraidub.

Sementara Politisi Gun Romli menilai dana tersebut cukup besar dan merupakan pemborosan. “Buzzer 5M, Bolpen 123 M, Lem Aibon 82 M, Jamban 166 M, kamu mau apain duit rakyat Jakarta Nies @aniesbaswedan masih waras kan?”

“Saiyah binggung, semestiny dgn 123M or 82M itu kan bisa akuisisi saham perusahaan itu y? Atau beli aja cash dah biar mantab.” Cuit @DannyTj2302

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *