5 Penemuan Ilmiah Berdasarkan Al-Quran

5 Penemuan Ilmiah Berdasarkan Al-Quran

Ada penemuan ilmiah yang ditemukan berdasarkan Al-Qur’an.

Ini 5 Penemuan Ilmiah Berdasarkan Al-Qur’an

Konten.co.id – Dalam menemukan fakta tentang alam semesta ilmuwan berbagai cara. Dengan ilmu pengetahuan semakin maju dengan bantuan teknologi, sehingga membantu para peneliti mengungkap temuan-temuan baru.

Tapi kamu tahu gak sih ada beberapa penemuan ilmiah dunia justru ditemukan terlebih dahulu oleh Alquran?

Berikut 5 penemuan Ilmiah berdasarkan Alquran:

1. Ledakan big bang

Bukti ilmiah tentang ledakan besar sesuai teori Big Bang dipaparkan oleh NASA. Pada 1989, George Smoot bersama Tim NASA meluncurkan satelit untuk meneliti asal mula alam semesta.

Melalui instrumen sensitif yang disebut Cosmic Background Emission Explorer (Cobe), penelitian itu mengungkapkan bahwa terdapat sisa-sisa ledakan besar alam semesta. Dari berbagai fakta ilmiah, akhirnya teori Big Bang mendapatkan persetujuan dunia ilmiah.

Dalam sebuah artikel yang dimuat pada Oktober 2014, Scientific American menuliskan bahwa teori Big Bang adalah satu-satunya teori yang dapat menjelaskan asal mula alam semesta.

Sebelum teori Big Bang dikemukakan ilmuwan, Alquran telah menjelaskan terkait terbentuknya alam semesta. “Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. Dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka mengapakah mereka tiada juga beriman?” isi Surah Al Anbiya Ayat 30.

2. Segala Sesuatu Diciptakan Berpasangan

Ilmuwan Inggris, Paul Dirac dianugerahi hadiah Nobel di bidang fisika melalui temuannya yang disebut Parite. Penemuan itu mengungkapkan bahwa materi diciptakan berpasangan dengan lawan jenisnya.

Fakta ini ia ungkapkan dalam sebuah sumber ilmiah. “Setiap partikel memiliki anti-partikel dengan muatan yang berlawanan dan hubungan ketidakpastian mengatakan kepada kita bahwa penciptaan berpasangan dan pemusnahan berpasangan terjadi di dalam vakum di setiap saat, di setiap tempat,” jelasnya.

Sebelum Paul Dirac menemukan fakta ini, Alquran yang diturunkan sekira 14 abad lalu telah menyampaikan hal tersebut. Dalam surat Yasin ayat 26, Allah SWT berfirman bahwa segala sesuatu diciptakan berpasang-pasangan.

“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh Bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui,” bunyi Surah Ya Sin Ayat 36.

3. Sidik Jari Manusia

Ilustrasi (saintif)

Fakta bahwa sidik jari tidak berubah dan dapat digunakan sebagai identitas seseorang baru diketahui pada akhir abad ke-19. Sebelumnya, sidik jari hanya dilihat sebagai guratan-guratan tanpa arti apa-apa.

Seorang peneliti bernama Sir Francis Goly pada 1800-an mengungkapkan bahwa pola lingkaran pada ujung jari seseorang, yang kemudian dikenal sebagai sidik jari, adalah unik untuk tiap individu.

Pada era modern, fakta-fakta tentang keunikan sidik jari makin jauh terungkap. Pola sidik jari seseorang ternyata dibentuk hanya beberapa saat sebelum bayi dilahirkan. Pola tersebut tidak berubah dan akan tetap demikian seumur hidupnya, kecuali apabila ada bekas luka.

Terkait dengan jari-jemari, Allah berfirman dalam salah satu ayat Alquran. “Apakah manusia mengira, bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang belulangnya? Bukan demikian, sebenarnya Kami kuasa menyusun (kembali) jari jemarinya dengan sempurna,” Surah Al-Qiyamah Ayat 3-4.

4. Fenomena Hujan Darah

Ilustrasi (okezone)

Hujan berwarna merah pernah terjadi pada 2008. Bakteriolog setempat memastikan darah jatuh pada sebuah komunitas kecil di La Sierra, Choco, Kolombia. Sebagian sampel diambil dan analisis, hasilnya menunjukkan bahwa air itu darah.

Terkait fenomena hujan darah, Alquran surat Al-A’raf ayat 133 telah memperingatkan kejadian ini, “Maka Kami kirimkan kepada mereka angin topan, belalang, kutu, katak dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa”.

5. Tanaman Bertasbih

Peneliti melaporkan hasil temuan bahwa bibit tanaman di sebuah kotak yang dibacakan Alquran, tumbuh dan berbuah 44 persen lebih baik daripada bibit tanaman yang dibiarkan tumbuh alami dan teratur di kotak lainnya.

Ayat Alquran mengungkap bahwa Bumi beserta semua yang ada di dalamnya pun bertasbih kepada Allah. “Langit yang tujuh, Bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun,” Surah Al-Isra’ Ayat 44.

“Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada-Nya,” Surah Ar-Rahman Ayat 6. (*)

Penulis : Ade

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *