248 Guru di Wamena Mengungsi, Pendidikan Terhenti

248 Guru di Wamena Mengungsi, Pendidikan Terhenti

Ratusan guru mengungsi demi keamanan pasca kerusuhan di Wamena pekan lalu.

Karena Kerusuhan, 248 Guru di Wamena Mengungsi dan Pendidikan Terhenti

Konten.co.id – Sebanyak 248 guru meninggalkan Wamena, Kabupaten Jayawijaya pascakerusuhan yang terjadi di wilayah itu, pada 23 September lalu. Kerusuhan di wiayah itu menyebabkan 31 orang meninggal.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Jayawijaya 60 persen guru dari 426 tenaga guru di Wamena telah mengungsi dari wilayah itu yang mengakibatkan aktifitas pendidikan disana terhenti.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya Bambang Budiandoyo membenarkan kabar tersebut.

“Dari data kami ada 426 guru di Wamena, namun sudah 248 tenaga guru mengungsi keluar Wamena karena kerusuhan. Sementara 198 orang guru masih bertahan di Wamena,” kata Bambang.

Bambang mengaku belum mengetahui keberadaan 248 guru yang mengungsi tersebut. Hari ini pihaknya pun akan mendatanya.

Namun ia mengaku pihaknya telah melakukan pertemuan dengan pihak sekolah dan para guru. Dalam pertemuan yang dihadiri Bupati Jayawijaya Jhon R. Banua agar aktifitas belajar mengajar aktif kembali pada Senin mendatang.

“Pertemuan terakhir di Kantor DPRD Jayawijaya. Pada prinsipnya pada hari Senin ini sekolah harus dibuka dengan situasi dan kondisi yang ada,” kata Bambang.

Dalam pertemuan itu, sambung Bambang, ada usulan trauma healing bagi para guru untuk mengobati trauma akibat kerusuhan 23 September lalu. Trauma healing rencananya akan dilaksanakan besok, Selasa (8/10/2019).

“Selasa mungkin trauma healing akan kami lakukan di sekolah,” imbuh Bambang. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *