Sutradara Sexy Killers Dandhy Jadi Tersangka Ujaran Kebencian

Sutradara Sexy Killers Dandhy Jadi Tersangka Ujaran Kebencian

Dandhy Laksono ditangkap karena cuitannya di Twitter terkait kerusuhan Papua.

Diperbolehkan Pulang, Sutradara Sexy Killers Dandhy Laksono Tetap Tersangka Ujaran Kebencian

Konten.co.id – Pendiri WatchdoC yang juga sutradara film dokumenter Sexy Killers Dandhy Dwi Laksono menjadi tersangka ujaran kebencian karena cuitannya soal kerusuhan di Jayapura dan Wamena, Papua, Kamis (26/9/2019) pukul 23.00 WIB di kediamannya.

Kuasa hukum Dandhy, Alghiffary Aqsa, menyebut, cuitan Dandhy yang dipersoalkan ada dua yaitu yang dicuitkan pada 22 September 2019.

JAYAPURA (foto 1)
Mahasiswa Papua yang eksodus dari kampus-kampus di Indonesia, buka posko di Uncen. Aparat angkut mereka dari kampus ke Expo Waena. Rusuh. Ada yang tewas.

WAMENA (foto 2)
Siswa SMA protes sikap rasis guru. Dihadapi aparat. Kota rusuh. Banyak yang luka tembak.

Kini, Dandhy diperbolehkan pulang meski masih berstatus tersangka. Dandhy ditangkap karena diduga melanggar Pasal 28 ayat (2), jo Pasal 45 A ayat (2) UU No.8 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 14 dan Pasal 15 No.1 tahun 1946 tentang hukum pidana.

“Sudah diperbolehkan pulang tapi masih tersangka,” ujar Alghif.

Di hari yang sama Dandhy juga mencuitkan tentang kericuhan di Kendari yang menewaskan Randy mahasiswa Universitas Halu Ueo (UHO) Kendari.

“Rekaman peristiwa di Kendari yang menewaskan La Randi (21), mahasiswa Universitas Haluoleo saat berunjuk rasa ke gedung DPRD Sulawesi Tenggara (26/9).

Suara tembakan beruntun, lalu korban jatuh dan hendak diselamatkan kawan-kawannya, namun tak tertolong.”

” Perlu klarifikasi dan investigasi jenis peluru apa yang digunakan aparat untuk menghadapi mahasiswa. Bagaimana protapnya, siapa yang memberi perintah, dll.

Harus ada yang bertanggung jawab agar kematian demi kematian tak dianggap biasa. Peristiwa Trisakti 1998 saja belum tuntas.”. (*)

Penulis : Kusuma

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *