Situs Film Bajakan MKVCage Tidak Bisa Diakses Karena Gugatan DMCA

Situs Film Bajakan MKVCage Tidak Bisa Diakses Karena Gugatan DMCA

MKVCage memproduksi film Hellboy bajakan.

Produksi Film Bajakan, MKVCage Digugat ke Pengadilan

Konten.co.id – Sekelompok perusahaan film menggugat pelanggaran hak cipta ke beberapa situs. Salah satunya ke situs Torrent MKVCage.

Kini situs tersebut mulai menghentikan produksi film bajakan mereka. Waktu berhentinya situs tersebut dimulai setelah pembuat film “Hellboy” mengajukan pengaduan di pengadilan federal Hawaii.

Perusahaan film percaya bahwa situs tersebut dijalankan oleh seseorang bernama Muhammad Faizan, yang dituduh mempromosikan dan mendistribusikan salinan bajakan film mereka.

“Terdakwa Faizan mengoperasikan situs web interaktif mkvcage.com dan
sebelumnya mkvcage.fun yang mencakup library file torrent untuk film yang dilindungi hak cipta, termasuk Penggugat. File torrent dapat digunakan oleh aplikasi klien BitTorrent untuk mengunduh dan mereproduksi film secara gratis dan tanpa lisensi, ”bunyi keluhan itu.

Para pembuat film menambahkan bahwa terdakwa membuat file torrent yang tersedia di situs web, termasuk “Hellboy.2019.720p.HC.HDR.x264-MkvCage.Com.mkv,” yang kemudian didistribusikan ke pengguna situs. Nama situs sering dimasukkan dalam judul, untuk meningkatkan profil situs.

“Faizan Tergugat kadang-kadang memasukkan kata-kata seperti ‘MbkCage.com’ dalam judul file torrent yang ia buat untuk meningkatkan reputasinya atas kualitas file torrentnya dan menarik pengguna ke situs web MKVCAGE interaktifnya,” catatan pengaduan.

Perusahaan film memperoleh nama dugaan operator situs dari Namecheap, sebagai tanggapan atas pemberitahuan DMCA. Orang yang sama juga terdaftar sebagai pendaftar untuk domain mkvcage.com, mkvcage.ws, mkvcage.cc dan mkvcage.me, dan menggunakan PayPal untuk membayar situs tersebut.

Hingga saat ini belum diketahui downtime saat ini adalah akibat langsung dari pengaduan yang diajukan. Selain MKVCage, gugatan yang sama juga menargetkan situs torrent yang lebih kecil, iBit.uno dan operator yang tidak disebutkan namanya.

TorrentFreak menjangkau iBit, tetapi perwakilan dari situs tidak ingin mengomentari tuduhan tersebut. Orang-orang di belakang kedua situs itu dituduh melakukan pelanggaran hak cipta, dan Faizan juga menghadapi sejumlah pelanggaran hak cipta langsung.

Perusahaan film meminta kompensasi atas kerusakan yang dideritanya. Itu juga sebagai perintah, sehingga dapat meminta layanan pihak ketiga seperti penyedia hosting, ISP, mesin pencari, dan pendaftar domain, untuk berhenti memfasilitasi akses ke situs. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *