Rocky Gerung Sebut Aktivis 98 Buat Kelompok Tandingan

Rocky Gerung Sebut Aktivis 98 Buat Kelompok Tandingan

Demo di DPR menjadi sorotan Rocky Gerung. Aparat diminta untuk segera mencari provokatornya

Bikin Kelompok Tandingan dan Kontra Isu Dinilai Rocky Gerung Keahlian Provokator 98

Konten.co.id – Ricuhnya pemerintahan Indonesia dengan Revisi Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP) dan RUU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebabkan demonstrasi terjadi dimana-mana membuat Pengamat Politik Rocky Gerung ikut berkomentar.

Dalam akun twitternya @rockygerung ia berpendapat semestinya aparat bisa mencegah aksi para provokasi di tengah aksi demonstrasi yang dilakukan oleh kelompok masyarakat sipil dan mahasiswa dalam sebulan terakhir ini.

Katanya, aparat punya intelijen yang bisa mengidentifikasi provokator-provokator tersebut. “Aparat punya peralatan intelijen. Tentu tahu pentolan provokator. Cegah dari awal, supaya hak demonstrasi terjamin aman,” cuitnya.

Rocky tidak menjelaskan secara detail provokasi semacam apa yang dia maksud. Namun, ia mengatakan pola provokasi yang terjadi di tengah aksi penolakan RUU Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 Tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU KPK), sama dengan pola provokasi yang terjadi pada Tahun 1998.

“Bikin kelompok tandingan, bikin kontra isu. Itu keahlian pentolan provokator 98. Sedang reunikah mereka sekarang?,” ujar Rocky.

Lebih lanjut, ia kemudian menyindir para aktivis angkatan 1998 yang kini telah menjadi bagian dari kekuasaan. “Aktivis yang kini di istana, buta hurufkah mereka terhadap pola-pola provokasi jadul itu?” cuitnya.

Hal ini pun mendapat respon dari netizen. “Harusnya begitu pak, tapi mereka terbelenggu dalam hal Teknis, sementara publik terbelenggu dalam hal Etis. :)” cuit @Giandraputra.

Hal senada dicuitkan @Selamethartono. “Kita sama2 menunggu …apa yg kan terjadi saat semua rakyat sadar teleh ditipu oleh penguasa …siapa yg mampu melawan rakyat …semoga rakyat tak menggilas habis budak aseng …”

“Pak @rockygerung Yng bikin extrim situasi justru aparat, seliweran d beranda ku vidio org yg kena macet malahn kena pukul aparat, bar bar bngd kn… Coba kl salah satu dr mereka adalah klurga nya apa mau terima di perlakuan sprty itu,” cuit @MariaArianty.

Sementara akun @qs_kahfi mencuitkan, “sepertinya unjuk rasa itu sudah massive prof. mungkin aparat tidak menyangka jika siswa2 STM pun juga terlibat dlm aksi tersebut. luput dari bidikan dan pemetaan intelijen. fenomena apa ini ya prof?? sedangkan anak STM tentu belum memiliki kematangan dlm pandangan politik mrk??”. (*)

Penulis : AIK

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *