Mulan Jameela Geser Ervin Luthfi Jadi Anggota DPR

Mulan Jameela Geser Ervin Luthfi Jadi Anggota DPR

Ervin Luthfi yang didepak jadi anggota DPR oleh Gerindra secara sepihak membuatnya geram dan akan menempuh jalur hukum.

Mulan Jameela Jadi Anggota DPR, Ervin Luthfi Tempuh Jalur Hukum

Konten.co.id – Menjelang pelantikan anggota DPR RI terpilih 1 Oktober 2019 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia adanya pergantian calon Anggota DPR RI terpilih yakni atas nama Ervin Lutfi peringkat suara ke 3 dengan perolehan suara sebanyak 33.938 suara digantikan oleh Mulan Jameela dengan raihan suara sebanyak 24.192 yang bertengger di urutan ke 5.

Hal ini sesuai dengan Keputusan bernomor 1341/PL.01.9-Kpt/06/KPU/IX/2019 yang ditetapkan di Jakarta tanggal 16 September 2019 tentang Perubahan Atas Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 1318/PL.01.9-Kpt/06/KPU/VIII/2019 Tentang Penetapan Calon Terpilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Dalam Pemilihan Umum Tahun 2019.

Dalam surat keputusan KPU tersebut berdasarkan surat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra Nomor 023A/BHA-DPPGERINDRA/IX/2019 tanggal 11 September 2019 perihal Penjelasan Kedua Soal Langkah Administrasi Pelaksanaan Putusan PN Jaksel No. 520/Pdt/Sus.Parpol/2019 PN.Jkt.Sel dan Keputusan DPP Gerindra No 004A/SKBHA/DPPGERINDRA/IX/2019 Tentang Pemberhentian Keanggotaan Sebagai Langkah Administrasi Pelaksanaan Putusaan No 520/Pdt/Sus.Parpol/2019 PN.Jkt.Sel serta putusan DPP Gerindra No 004B/SKBHA/DPPGERINDRA/IX/2019. Yakni Calon Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jabar XI atas nama Ervin Luthfi dan Fahrul Rozi, SH dinyatakan tidak memenuhi persyaratan sebagai calon terpilih Anggota DPR RI.

Adanya surat Keputusan KPU-RI terkait pencoretan anggota DPR-RI terpilih Ervin Luthfi dan di gantikan oleh Mulan Jameela tersebut langsung mengundang rekasi dan protes dari masyarakat Garut, Jawa Barat. Adi Pribadi MZ Ketua Tim Pemenangan Ervin Luthfi mengaku kaget saat mendengar kabar adanya pencoretan kepada sang adik.

“Saya kaget ketika mendengar pak Ervin Luthfi di berhentikan sebagai anggota Partai Gerindra, tentu ini sangat merugian masyarakat Kabupaten Garut, yang sudah memiliki wakil rakyat di Senayan, tiba-tiba DPP Gerindra memberhentikan secara sepihak,” ujarnya, Jum’at (20/9/2019) malam.

Bahkan sebagai keluarga dari Ervin Luthfi Adi menyebut akan segera menemui DPP Gerindra untuk meminta penjelasan terkait adanya PAW yang menimpa Kakak kandungnya tersebut.

”Secepatnya kita akan menemuai DPP Partai Gerindra, kami sebagai tim dan keluarga tidak pernah menerima tembusan atau informasi adanya PAW tersebut, tau-tau dari surat edaran KPU. kedepan kalo masih tidak jelas kami akan melakukan upaya hukum untuk menuntut keadilan,” pungkas Adi.

Sebelumnya, Mulan Jameela dan delapan caleg asal Gerindra mengajukan gugatan perdata kepada Dewan Pembina Gerindra, DPP Gerindra sebagai tergugat, dan KPU sebagai turut tergugat. Mulan meminta Gerindra berhak untuk menetapkan sebagai anggota DPR.

“Satu, mengabulkan gugatan para penggugat. Dua, menyatakan tergugat I dan tergugat II berhak untuk menetapkan para penggugat sebagai anggota legislatif dari Partai Gerindra untuk daerah pemilihan masing-masing,” ujar Hakim Zulkifli dilansir CNN Indonesia.

Hakim Zulkifli mengatakan tergugat I dan II berhak melakukan langkah administrasi internal yang dituntut oleh para penggugat untuk memastikan penetapan para penggugat sebagai anggota legislatif dari Partai Gerindra untuk daerah pemilihan masing-masing.

Dalam hal ini tergugat I adalah DPP Gerindra. Tergugat II adalah Dewan Pembina Partai Gerindra. Dan turut tergugat Komisi Pemilihan Umum tetap pada jawabannya.

“Memerintahkan tergugat I dan tergugat II untuk melaksanakan putusan ini setelah putusan ini diucapkan,” kata Hakim Zulkifli.
Selain itu, tergugat I dan II pun diwajibkan membayar biaya beban perkara Rp762 ribu.

Adapun sembilan penggugat itu adalah penggugat I untuk Dapil 8 DPRD Provinsi DKI Jakarta atas nama Nuraina, Penggugat II untuk Dapil 1 DPRD Kota Tangerang atas nama Pontjo Prayogo SP, Penggugat III untuk Dapil IV DPR RI Jawa Barat XI atas nama Mulan Jameela, Penggugat IV untuk Dapil IV DPRD DKI Jakarta atas nama Adnani Taufik, Penggugat V untuk Dapil 2 DPRD Provinsi Sulawesi Selatan atas nama Adam Muhammad.

Selanjutnya Penggugat VI untuk Dapil I DPR RI Sumatra Utara atas nama Siti Jamaliah, Penggugat VII untuk Dapil I DPR RI Jawa Tengah atas nama Sugiono, Penggugat VIII untuk Dapil I DPR RI Kalimantan Barat atas nama Katherine A OE, dan Penggugat IX untuk Dapil Papua, Provinsi Papua, atas nama dr Irene. (*)

Penulis : Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *