Media Lebih Tertarik Beritakan Sepatu Kotor Jokowi Ketimbang Penderitaan Rakyat

Media Lebih Tertarik Beritakan Sepatu Kotor Jokowi Ketimbang Penderitaan Rakyat

Media luput dari pemberitaan kericuhan di DPRD Kabupaten Riau sementara keadaan sepatu Jokowi yang kotor justru diberitakan.

Apa Jadinya Saat Media Lebih Tertarik Beritakan Sepatu Kotor Jokowi Ketimbang Penderitaan Rakyat

Konten.co.id – Presiden Jokowi meninjau beberapa titik lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan Riau, Selasa (17/9/2019) lalu.

Selain soal peninjauannya ke titik api, salah satu yang jadi pembicaraan adalah sepatu Jokowi yang kotor terkena debu menjadi pemberitaan oleh media.

Salah satunya oleh inews.id. Dalam pemberitaannya yang berjudul “Viral! Sepatu Jokowi Usai Kunjungi Kebakaran Hutan di Riau. Ini Penampakannya” memperlihatkan keadaan sepatu Jokowi dan sejumlah menteri yang kotor setelah terkena debu saat meninjau lokasi kebakaran.

Hal senada dilakukan suara.com yang menuliskan judul “Sepatu Jokowi Kotor Usai Tinjau Kebakaran Hutan di Riau”. Isi berita pun tidak terlepas dari sepatu merk ‘Karhutla’ milik sang pemimpin bangsa.

Hal ini tentu sangat ironis. Mengingat dibanding sepatu hitam keren milik para pejabat negeri yang berubah jadi cokelat karena debu, ada aksi demonstrasi mahasiswa Universitas Islam Riau (UIR) yang berujung ricuh pada hari yang sama saat presiden mengunjungi lokasi Karhutla.

Kericuhan tersebut berawal dari permintaan mahasiswa agar pemerintah daerah khususnya Kabupaten Riau agar lebih serius menangani Karhutla di daerah tersebut. Saat demonstrasi tersebut, ratusan mahasiswa tersebut sedikit melakukan gesekan dengan mendorong pintu kantor DPRD Riau sehingga polisi ikut turun tangan dengan menembakkan water canon.

Yang paling membuat miris hati justru hal ini jarang ada media yang memberitakan hal tersebut.

Netizen pun tak lepas mengomentari hal tersebut. Seperti akun Twitter Doradong yang mencuitkan “Ironi negeri Ketika sepatu kotor presiden lebih menjadi berita dibandingkan nasib rakyat yang terpapar asap akibat karhutla. Dasar media pelacur!”

Selain itu ada akun @Hilman08 yang mencuitkan” Media sumber fitnah, penuh tipu daya,… jgn berharap kpd manusia nanti kecewa berharaplah kpd Alloh semata.”

Sementara @pribadiri mencuitkan” Yang bekerja di media2 ini kelak ANDA akan mempertanggungjawabkan yang telah ANDA lakukan di hadapan Allah. ini hanya soal waktu”

Diketahui saat meninjau kebakaran, sepatu Jokowi malah menjadi sorotan netizen. Sebab, sepatu Jokowi terlihat kotor dan menjadi viral.

Dalam foto yang diunggah akun instagram Pramono Anung, terlihat perbedaan sepatu Jokowi dan tiga orang menteri sebelum dan sesudah meninjau lokasi kebakaran hutan.

Dalam foto pertama terdapat foto sepatu Presiden Jokowi dan tiga menteri yang masih bersih, pada foto kedua sepatu Presiden Jokowi dan tiga menteri sudah kotor.

Tiga menteri tersebut adalah Menko Polhukam Wiranto, MenPUPR Basuki Hadimuljono dan Seskab Pramono Anung.

“Sepatu sebelum, dan sesudah kunjungan ke daerah yg terbakar di Pelalawan Riau. Sepatu Presiden @jokowi, Menko Polhukam @wiranto.official, MenPUPR Basuki dan @pramonoanungw diatas Heli Kepresidenan, mana sepatuku? Yg paling kotor #penangananasap #kerjakerjakerja #riau,” tulisnya.

Unggahan tersebut pun banjir komentar. Ada komentar yang menuliskan jika unggahan sepatu kotor ini tidak separah kotornya paru-paru akibat kabut asap.

“Bs dicuci pak klo paru2 kotor gmn pak?,” tulis salah satu komentar.

“Sepatu kotor mentri vs paru paru kotor warga yang terdampak dari kebakaran hutan wkwk mana yang lebih menyakitkan?,”

Kedatangan Jokowi meninjau lokasi kebakaran untuk memastikan penanganan kebakaran hutan. Bahkan Jokowi menyatakan akan mengerahkan segala upaya untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Provinsi Riau.

“Segala usaha sudah dilakukan. Yang di darat (pemadaman) sudah semuanya, tambahan pasukan kemarin sudah saya perintahkan juga. Kemarin datang totalnya 5.600 (pasukan),” ujar Jokowi di Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, Rabu (18/9/2019).

Langkah yang dilakukan antara lain melakukan water bombing di lokasi karhutla dengan mengerahkan 52 pesawat. Cara lainnya, membuat hujan buatan di sekitar lokasi kebakaran.

“Sudah diterbangkan dan Alhamdulillah saat itu di Indragiri Hilir juga hujan turun. Ini sekarang kita lakukan lagi menabur garam,” ungkap Jokowi.

Jokowi berharap upaya-upaya itu bisa mengurangi titik api. Namun agar tak menjadi sia-sia, katanya, di tengah langkah tersebut sangat diharapkan tidak ada lagi pihak melakukan pembakaran lahan gambut maupun hutan yang dapat menyebabkan bencana kebakaran hutan dan lahan semakin meluas. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *