Kawanan Rampok Bersenjata Api Curi Emas Rp 4,5 Miliar

Kawanan Rampok Bersenjata Api Curi Emas Rp 4,5 Miliar

10 kg emas dibawa rampok dari toko emas Wisma Cahaya Dusun Pengkol Jati, Grobogan dengan kerugian mencapai Rp 4,5 miliar

Todongkan Pistol ke Karyawan, Pencuri Gasak Emas Rp 4,5 Miliar

Konten.co.id – Kawanan pencuri bersenjata api jenis pistol, merampok toko emas Wisma Cahaya Dusun Pengkol Jati, Desa Tlogomulyo, Kecamatan Gubug Grobogan. Rampok tersebut sukses menggasak 10 kg emas. Aksi perampokan terbilang berani karena dilakukan di tengah siang bolong.

Bahkan perampokan tersebut terekam CCTV toko. Menurut informasi yang dihimpun, sebelum kejadian, dua karyawan Ita Handayani (30) dan Siti Sumisih (27), menjaga toko milik Ny Rusmi tersebut.

Ketika tengah sepi pembeli, kedua saksi didatangi empat laki-laki tak dikenal mengendarai dua sepeda motor.

View this post on Instagram

Ngeriiiiii ๐Ÿ˜ข ๐Ÿ˜ข Terekam cctv perampokan toko emas senilai 4,5 milyar. ๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡ Selamat Siang komandan mohon ijin melaporkan Peristiwa *Pencurian dengan kekerasan* *DASAR : 1. Laporan Polisi nomor : LP/B/14/IX/2019/Polda jateng/Res Grob/Sek Gbg. Tanggal 15 september 2019 *WAKTU DAN TEMPAT* Hari Minggu, 15 september 2019 pukul 11.00 wib. Di toko emas WISMA CAHAYA milik sdri RUSMI dsn. Pengkol jati rt 06 rw 03 ds. Tlogomulyo kec. Gubug kab Grobogan *PASAL : Pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 KUH Pidana *PELAPOR : – TRISWANTO Bin PARJIMAN , Grob, 19 mei 1985, 34 h, Islam, Penjaga toko emas, alamat ds. Cangkring rt 03 rw 01 kec. Tegowanu kab. Grobogan. *SAKSI- SAKSI : 1 ITA HANDAYANI Binti SUWIRYO , Demak, 02 Februari 1989, 30 th, Islam, penjaga toko emas, alamat ds. Wonosari rt 04 rw 01 kec. Bonang kab. Demak 2. SITI SUMISIH Binti KARSONO., Grob, 28 Desember 1981, 27 th, Islam, penjaga toko mainan, alamat dsn. Paiton rt 04 rw 04 ds. Ringinharjo kec. Gubug kab. Grobogan *PELAKU* – dalam lidik *BARANG BUKTI : – Emas 10 Kg berbagai macam bentuk *KRONOLOGIS : Pada hari Minggu tanggal 15 September 2019 sekira pukul 11.00 wib pelapor bersama saksi 1 sedang jaga toko emas kemudian datang 4 orang dengan memakai helm dan menutup wajah dg masker kain, mengendarai 2 unit sepeda motor masing masing Honda Megapro warna hitam dan Verza warna hitam, kemudian salah satu pelaku mengeluarkan senjata api menyerupai revolver kemudian dua orang meloncat etalase dan satu orang menjaga dibagian depan, pelaku yang membawa senjata api mengancam dengan menodongkan senjata api ke penjaga toko dengan kata kata " Cepet jongkok nak ora jongkok tak bedil Ndasmu " kemudian 2 orang yang sudah berada didalam ruangan toko meraup emas berbagai jenis yang ada di dalam etalase dan lemari brankas kemudian memasukkan ke dalam tas, setelah selesai melakukan pengambilan emas kemudian keempat pelaku kabur ke arah barat (ds. Gaji, Tunjung, Guntur), atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar rp. 4,5 milyar rupiah terdiri dari emas #yunirusmini fb

A post shared by Yuni Rusmini (@yuni_rusmini) on

Lalu salah satu pelaku mengeluarkan senjata api jenis revolver, sambil menggertak kedua karyawati itu, karena takut kedua saksi langsung jongkok.

Bersamaan itu dua pelaku lainnya langsung meloncat etalase dan kemudian meraup emas berbagai jenis yang ada di dalam etalase dan lemari brankas untuk dimasukkan ke dalam tas.

Setelah berhasil menggasak emas sekitar 10 kilogram, keempat pelaku langsung kabur ke arah barat menuju Kecamatan Guntur Kabupaten Demak.

Setelah para pelaku kabur, kedua saksi melaporkan kejadian tersebut ke majikannya dan diteruskan ke Polsek Gubug dan Polres Grobogan.

“Dari video yang tersebar di media sosial terlihat kawanan ini terdiri dari empat orang bersenjata api,” ujar Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Agus Supriyadi Siswanto kepada wartawan, Selasa (17/9/2019).

Persiapan para perampok, katanya, cukup matang. Wajah mereka ditutup topeng dan helm. Pelaku juga menggunakan perhitungan saat beraksi. Mereka datang mengendarai dua sepeda motor saling berboncengan.

Dalam video tersebut empat pelaku langsung masuk toko dan seorang menodongkan pistolnya. “Cepet jongkok, nek ora jongkok tak bedil endasmu (cepat jongkok, jika tidak jongkok tak tembak kepalamu),” katanya.

Sementara seorang pelaku menjadi eksekutor atau menguras perhiasan di etalase. “Aksi perampokan terbilang singkat hanya sekitar 5 menit mereka menggondol emas. Beberapa karyawan toko hanya pasrah,” terang Agus.

Beruntung tidak ada korban jiwa. Komplotan membawa kabur emas senilai Rp 4,5 miliar. Mereka sempat mengancam akan membunuh, jika nekat ada yang melakukan gerakan mencurigakan.

Beberapa warga yang menyaksikan langsung perampokan tak berani berbuat banyak. Polisi hanya bermodalkan kamera CCTV untuk penyelidikan.

“Warga ketakutan lantaran para perampok mengancam dengan mendongkan pistol dan kabur dengan menggeber-geber gas motor. Wajahnya tertutup,” tukas Agus. (*)

Penulis : AIK

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *