Karena Ngompol, Balita di Bogor Disiksa Ibu Tiri Hingga Tengkoraknya Retak

Karena Ngompol, Balita di Bogor Disiksa Ibu Tiri Hingga Tengkoraknya Retak

Zulfa kesal karena SU (4) buang air di celana dan membenturkan kepala SU ke tembok hingga tengkoraknya retak.

Tengkorak Balita di Bogor Retak Dibenturkan ke Tembok Oleh Ibu Tirinya

Konten.co.id – Balita di Bogor berinisial SU (4) tewas karena disika ibu tirinya Zulfa (20). Lantaran sering disiksa, tengkorak balita tersebut retak.

Motif ibu muda ini menganiaya anak tirinya lantaran kesal dengan perilaku SA. Puncak penganiayaan itu terjadi saat Zulfa melihat SA buang air kecil di celana dengan mencubit dan membenturkan kepalanya ke tembok.

“Puncak kekesalannya itu pada Sabtu 7 September 2019 karena korban buang air di celana. Dia (Zulfa) kesal lalu mencubit dan membenturkan kepala korban ke tembok,” kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Hendri Fiuser, Kamis (19/9/2019).

Hasil pemeriksaan sementara, tersangka tega melakukan penganiayaan tersebut karena usianya yang terbilang sangat muda. Ditambah, sang suami yang jarang dirumah bekerja di luar kota.

“Pelaku kan masih 20 tahun, kemudian dia punya anak sekitar satu tahun setengah itu usia yang sangat labil menurut saya. Dengan kondisi tertekan mengasuh dua anak, kesal sama anak kandung dilampiaskan ke anak tirinya,” kata dia.

“Tersangka juga punya anak kandung usia 1,5 tahun kalau anaknya buat kesal dia lampiaskan juga ke korban ( anak tiri). Pada akhirnya, korban sakit demam dibawa ke Puskesmas tapi sudah meninggal,” katanya.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 76 C Juncto Pasal 80 Ayat 3 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

“Ancaman 15 tahun penjara. Dalam waktu dekat kita akan serahkan berkasnya ke pihak JPU,” katanya. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *