Kalah dari Pebulutangkis Jepang, Fitriani Dibully Netizen

Kalah dari Pebulutangkis Jepang, Fitriani Dibully Netizen

Kesekian kalinya Fitriani gagal menang lawan Sayaka Takahashi yang membuat netizen minta PBSI pertimbangkan posisinya di Pelatnas.

Dibully Netizen, Fitriani Tidak Pernah Menang Lawan Pebulutangkis Jepang

Konten.co.id – Pemain tunggal putri Indonesia, Fitriani, tumbang saat melawan wakil Jepang, Sayaka Takahashi pada lanjutan Korea Open 2019, Kamis (26/9/2019).

Bermain di Incheon Airport Skydome, Fitriani dipaksa menelan pil pahit akibat takluk dalam dua gim langsung, 16-21, 7-21.

Kekalahan ini membuat Fitriani lagi-lagi belum mampu mengatasi Takahashi dan selalu menelan kekalahan dalam empat pertemuan melawan tunggal putri Jepang tersebut.

Bak jatuh tertimpa tangga, kegagalan ini pun membuatnya dibully netizen. Mereka mengaku kecewa dengan permainan wanita asal Kabupaten Garut ini.

“Jadi sayaka cuma latihan aja nih?” cuit @rifqirivaldy.

Sementara akun @synnabila mempertanyakan keberadaan Fitriani di Pelatnas. “Kenapa si ngga dieliminasi dari pelatnas aja? Udah ngga ada kemajuan sama sekali. Cari bibit baru yg bagus gitu, jangan sampe telat regenerasi” cuitnya.

“Kenapa ya ws Indonesia kok bener bener ga bisa bersainggl sama pemain papan atas? Apa salah dari latihan nya? Pelatih nya? Atau yang lainnya?” cuit @abdulrohman.

Diketahui dalam pertemuan terakhir dengan Takahashi pada ajang Thailand Open 2019, Fitriani sebenarnya mampu bermain cukup baik.

Pemain kelahiran Garut ini mampu mencuri satu gim dari Takahashi walaupun akhirnya tetap takluk dengan skor akhir 20-22, 21-15, 14-21.

Menanggapi hasil pertandingan hari ini, ia mengaku kalau pertahanan yang kurang rapat diakui Fitriani menjadi faktor utama kekalahannya pada babak 16 besar Korea Open 2019.

“Di sini saya banyak mati sendiri. Saya kurang bisa mengontrol permainan sedangkan lawan bermain aman. Padahal sebenarnya kalau saya bisa menekan, lawan juga akan kesulitan.”

“Sebenarnya saya sudah melihat pertandingan saya sebelumnya di Thailand. Di sana pertahanan saya lebih rapat, walaupun juga sering kecolongan. Kontrolnya juga lebih enak,” imbuhnya.

Selain masalah pertahanan yang kurang rapat, akurasi pukulan juga menjadi kendala bagi Fitriani untuk tampil bagus dalam pertandingan tadi.

“Saya harus lebih banyak latihan agar bisa bermain lebih berani untuk mengontrol permainan. Intinya, saya harus bisa bermain lebih lepas dan lebih enjoy,” tutur Fitriani lagi.

“Toh, di lapangan semua tergantung kepada saya. Pelatih hanya memberi arahan.”

“Selain itu, akurasi saya masih sangat buruk. Selanjutnya harus lebih dimantapkan dan lebih safe. Siapapun lawannya, saya harus siap capek,” katanya menambahkan.

Dengan tersingkirnya Fitriani, Indonesia kini hanya memiliki satu wakil di nomor tunggal putri, yaitu Gregoria Mariska Tunjung.

Gregoria berhasil menggenggam tiket ke babak perempat final Korea Open 2019 setelah menumbangkan wakil tuan rumah, Kim Ga Eun, 22-20, 15-21, 22-20. (*)

Penulis : Kusuma

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *