Catatan Kelam Arda Turan di Ujung Karier Sepakbolanya

Catatan Kelam Arda Turan di Ujung Karier Sepakbolanya

Arda Turan ditahan karena menambak rumah di rumah sakit dan menyerang penyanyi Istanbul Basaksehir.

Catatan Kelam Arda Turan di Ujung Karier, Hukuman Penjara Hingga Larangan Main

Konten.co.id – Gelandang Barcelona Arda Turan baru-baru ini dihukum penjara tiga tahun karena menembak senjata di rumah sakit setelah berkelahi dengan seorang penyanyi.

Turan yang saat ini dipinjamkan ke klub Istanbul Basaksehir terlibat perkelahian dengan penyanyi Berkay Sahin yang membuat hidung Sahin patah. Tiba-tiba gelandang berusia 32 tahun ini datang ke rumah sakit dan menembak lantai.

Dia ditangkap karena membuat kepanikan karena tembakan. Ia pun ditahan karena kepemilikan senjata secara ilegal.

Pengadilan menjatuhkan hukuman penjara dua tahun delapan bulan. Istanbul Basaksehir pun telah mendenda Turan 2,5 juta lira Turki (£ 350.000) atas insiden itu.

Diketahui Berkay Sahin bersama istrinya Ozlem Ada Sahin berada di salah satu klub malam Istanbul kelas Oktober lalu pada saat kejadian tersebut.

Ozlem Sahin mengatakan kepada surat kabar Haberturk bahwa Turan terlibat kegaduhan dan kemudian menyerang suaminya. Akibatnya hidung Sahin patah.

Namun tidak berakhir di situ. Turan muncul di rumah sakit dengan pistol, diduga meminta maaf. Kepanikan erjadi setelah mantan pemain Atletico Madrid ini menembakkan senjata ke tanah.

Melalui Instagram pribadinya pada hari Rabu (11/9/2019), Turan meminta maaf kepada klub dan keluarganya atas kesalahannya. Dia mengatakan tuduhan melecehkan Sahin secara verbal adalah fitnah.

“Saya belajar pelajaran dari peristiwa ini,” tulisnya. “Tujuan terbesar saya adalah membuat keluarga, istri tercinta, klub dan teman-teman saya bangga.”

Gelandang Turki ini memulai karirnya di Galatasaray saat remaja. Dia diangkat sebagai kapten pada usia 21 tahun. Dia pindah ke klub Spanyol Atlético Madrid pada 2011, dan kemudian ke Barcelona pada 2015.

KArena performa yang kurang menjanjikan, Barca pun meminjamkannya ke Istanbul Basaksehir pada 2018.

Turan telah mencetak 17 gol dalam 100 penampilan senior untuk negaranya, menjadikannya pemain Turki keempat yang paling tertutup sepanjang masa. Tapi dia mengumumkan pensiun karir internasionalnya pada 2017 setelah dia diduga melecehkan seorang jurnalis di pesawat tim nasional.

Tahun lalu, Turan menerima larangan 16 pertandingan karena mendorong asisten wasit dengan kedua tangan. Dia menerima kartu merah dan denda. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *