Ayah di Karawang Jual dan Perkosa Anak Sampai Hamil

Ayah di Karawang Jual dan Perkosa Anak Sampai Hamil

A disetubuhi oleh ayahnya dan beberapa pria hidung belang hingga kini hamil lima bulan.

Anak Dijual dan Diperkosa Ayah di Karawang Sampai Hamil

Konten.co.id – Seorang ayah berinisial DS di Telukjambe Barat tega memperkosa anak kandungnya sendiri sampai beberapa kali hingga si anak hamil.

Lelaki yang sehari-hari bekerja sebagai peminta-minta ini beberapa kali menjual anaknya ke sopir truk dengan harga Rp 300 sampai Rp 500 ribu sekali berhubungan badan.

Pemerkosaan itu dilakukan dari tahun 2018 sampai Juni 2019. Diketahui A (17) hanya tinggal berdua dengan ayahnya lantaran orangtuanya bercerai. DS memperkosa Bunga hampir setiap hari Minggu.

Pertama kali melakukan perbuatan bejat itu, pelaku memaksa membuka baju korban sampai bugil. Kemudian, ia dipaksa melayani nafsu bejat tersangka. Korban saat itu masih berusia 16 tahun.

Selain itu, pelaku juga kerap kali menjual sang anak untuk dinikmati oleh teman-temannya yang berprofesi sebagai supir truk. “Tersangka menawarkan A untuk dicabuli dan disetubuhi ke beberapa temannya yang berprofesi sebagai sopir truk,” kata Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan kemarin.

Diketahui A kerap kali disetubuhi di sebuah pos kosong yang tidak jauh dari rumah DS. Perbuatan bejat DS terbongkar ketika A dan DS ke tempat praktik bidan di daerah tempat tinggal mereka. Bunga mengeluh mual-mual dan perutnya sakit.

Saat bidan memegang perut, ternyata perut korban sudah mengeras. Saat diuji menggunakan testpack, ternyata korban positif hamil lima bulan.

Korban mengaku ke bidan kalau selama ini telah disetubuhi oleh ayah kandungnya sendiri. Bersama tersangka, polisi juga menyita barang bukti berupa satu potong celana jeans warna hitam, satu potong kaos lengan panjang warna coklat, satu potong bra warna biru motif polkadot, dan satu buah celana dalam warna oranye motif pelangi.

DS pun dijerat Pasal 81 ayat (3) atau 82 ayat (2) Undang-Undang Nomor 17 tahun 2016 tentang Perpu Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-undang. DS diancam hukuman penjara minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan