Apa Jawaban Para Orang Tua Jika Anaknya Minta Izin Untuk Ikut Demo?

Apa Jawaban Para Orang Tua Jika Anaknya Minta Izin Untuk Ikut Demo?

Banyak orang tua yang mengizinkan anaknya untuk ikut demo menuntut RUU KPK, RKUHP dan lainnya.

Ternyata Kebanyakan Ortu Mengijinkan Jika Anaknya Ikut Berdemo

Konten.co.id – Demonstrasi menuntut Rancangan Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) dan lainnya diikuti oleh ribuan mahasiswa.

Namun apakah semua orang tua mengizinkan anaknya ikut dalam demo tersebut?

Seperti yang dijawab oleh Umi Bralink dalam akun Facebooknya. Ia mengaku mengizinkan jika anaknya ikut demo di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Bukan cuma diijinkan pengen nya mah ditemenin kalo perlu.. Emaknya dulu juga kan tau gimana rasanya Demo.. pas jadi Mahasiswa..
Tapi tetap usahakan Tertib..Doa kami semua menyertaimu Anak2ku Generasi Muda ..harapan Bangsa.. Semoga Allah melindungi kamu semua..Aamiin” kata Umi Bralink.

https://free.facebook.com/comment/replies/?ctoken=10162573092435434_10162573196035434&count=4&curr&pc=1&ft_ent_identifier=10162573092435434&gfid=AQBVhExRZba-Zqgh&tn=R

Hal senada diungkapkan Danie Nuraeni. “Diijinkan dan diiringi doa berjihad di jalan Allah ini membela bumi Pertiwi, Allah juga ridho Karena ibu meridhoimu nak” kata Danie Nuraeni.

Namun hal berbeda diungkapkan Ahmad Muharram. Ia mengaku tidak mengizinkan karena berbagai pertimbangan.

“Anak saya mahasiswi disalah satu PTS di Bandung, dia minta izin mau demo ke Jakarta, dengan berbagai pertimbangan tidak saya izinkan, anak saya kecewa, tapi saya kasih pengertian,…” kata Ahmad Muharram.

Hal ini pun ditanggapi oleh akun Faudzi Wakhid Ilmiah. ” mending jadi korlap penonton bayaran pak, lumayan bayarannya..”

Menanggapi hal itu akun Ika Saptriana mengaku kalau urusan mengizinkan atau tidak itu urusan orang tua dari para mahasiswa.

Serta itu adalah hak dari orang tua. ” Kok komennya pada nyinyir ya, itu hak orangtua mengizinkan atau tidak. Yang mau mengizinkan monggo, yang tidak juga monggo. DiIndonesia ini udah hilang adab, seseorang yang tidak sependapat dianggap orang yang paling tidak bijak. Padahal belum tentu. Kenapa tidak mulai belajar menghargai pilihan orang lain terlebih dulu biar bisa jadi orangtua yang bijak,bukan nyinyir terhadap mereka yang tidak sependapat.” tukasnya. (*)

Penulis : AIK

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *