25 Ruas Jalan di Jakarta Terapkan Ganjil Genap

25 Ruas Jalan di Jakarta Terapkan Ganjil Genap

Mulai Senin (9/9/2019) 25 ruas jalan di Jakarta terapkan ganjil genap.

Kurangi Polusi, 25 Ruas Jalan di Jakarta Terapkan Ganjil Genap

Konten.co.id – Sebanyak 25 ruas jalan di Provinsi DKI Jakarta segera diberlakukan kebijakan penerapan pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil-genap untuk kendaraan bermotor roda empat pada tanggal 9 September 2019.

“Waktu pemberlakuan mulai 06.00 WIB hingga 10.00 WIB, kemudian pukul 16.00 WIB hingga 21.00 WIB,” kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo, Sabtu (7/9/2019).

25 ruas jalan tersebut yakni Jalan Pintu Besar Selatan, Jalan Gajah Mada, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Majapahit, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan M.H. Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sisingamangaraja, dan Jalan Panglima Polim.

Lalu Jalan Fatmawati (mulai dari simpang Jalam Ketimun 1 sampai simpang Jalan T.B. Simatupang), Jalan Suryopranoto, Jalan Balikpapan, Jalan Kiai Caringin, Jalan Tomang Raya, Jalan S. Parman (mulai dari Simpang Jalan Tomang Raya sampai Simpang Jalan K.S. Tubun).

Selanjutnya, Jalan Gatot Subroto, Jalan M.T. Haryono, Jalan H.R. Rasuna Said, Jalan D.I. Panjitan, Jalan Jenderal A. Yani (mulai dari Simpang Jalan Perintis Kemerdekaan sampai Simpang Jalan Bekasi Timur Raya).

Selain itu, Jalan Pramuka, Jalan Selemba Raya Sisi Barat, Jalan Salemba Raya Sisi Timur, Jalan Kramat Raya, Jalan Stasiun Senen, dan Jalan Gunung Sahari.

Dikatakannya peraturan gubernur yang saat ini sudah ditandatangani Gubernur Anies Baswedan yang sementara ini masih dalam proses perundangan menjadi landasan hukumnya memberlakukan ganjil genap di 25 wilayah tersebut.

Dengan diterapkannya perluasan kawasan ganjil-genap di Jakarta, lanjutnya, dapat menurunkan volume lalu lintas kendaraan dengan target mencapai 40 persen.

Sementara pada saat uji coba sebelumnya, kata Syafrin, penurunan volume kendaraan sekitar 25 persen. “Volume lalu lintas kita bisa ditekan dan yang utama terjadi penurunan kualitas udara Jakarta,” harap Syafrin.

Perluasan kawasan itu diharapkan dapat memberikan kinerja perbaikan lalu lintas, perbaikan kondisi lingkungan, dan kualitas udara sesuai yang diharapkan dalam perencanaan selama ini. “Kami harap pihak kepolisian juga bisa ikut serta membantu membantu dalam program ganjil genap,” tukasnya. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *