Viral Bocah di Medan Dikeroyok Teman Sekelas

Viral Bocah di Medan Dikeroyok Teman Sekelas

Kasus Adil yang dikeroyok teman sekolahnya akan diselesaikan dengan kekeluargaan.

Bocah di Medan Dikeroyok Teman Sekolah Dapat Bantuan

Konten.co.id – Seorang bocah SD bernama Adil Ritonga menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh pelajar SD lainnya.

Dikutip dari instagram medanzone peristiwa ini berawal dari dua bocah bernama Atta dan Raihan yang terlibat perkelahian dengan seorang bocah bernama Wahyu. Namun, beberapa saat kemudian, ada bocah lainnya yang meminta Atta dan Raihan memukuli Adil dengan diimingi uang. Atta dan Raihan pun terlihat memukuli Adil.

Peristiwa ini sebenarnya terjadi pada Rabu (21/8/2019) lalu sekitar pukul 06.30 WIB saat bel sekolah belum berbunyi. Kasus ini sedang diselesaikan secara kekeluargaan.

Sejumlah pejabat di Kabupaten Labuhanbatu Utara seperti Wakil Ketua KPAD Labuhanbatu Utara Khairuddin Marpaung, Camat Kualuh Selatan A Hariman, Kepala Desa Siamporik Sahat M Sianipar dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Labuhanbatu Utara Suryaman Munthe memberikan bantuan kepada Adil untuk menghilangkan trauma yang dialaminya.

Terkait hal itu, Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Labuhanbatu Utara akan menelusuri kasus video pemukulan dan penganiayaan yang dialami Adil.

View this post on Instagram

Pasca viralnya video tersebut DPD KNPI Labuhanbatu Utara, Kadis Pendidikan Labuhanbatu Utara, Camat Kualuh Selatan, KPAID Labuhanbatu Utara dan Kades Siamporik mengunjungi Adil Ritonga, bocah SD yang menjadi korban penganiayaan yang dilakukan oleh pelajar SD lainnya. Video mengenai penganiayaan ini sempat viral. Dalam video tersebut Adil dipukuli sejumlah siswa SD. Meskipun sudah menangis dan meminta ampun, Adil tetap dianiaya. Berdasarkan informasi, sebelumnya ada dua bocah bernama Atta dan Raihan. Keduanya terlibat perkelahian dengan seorang bocah bernama Wahyu. Namun, beberapa saat kemudian, ada bocah lainnya yang meminta Atta dan Raihan memukuli Adil dengan diimingi uang. Atta dan Raihan pun terlihat memukuli Adil. Peristiwa ini sebenarnya terjadi pada Rabu (21/8/2019) lalu sekitar pukul 06.30 WIB saat bel sekolah belum berbunyi. Kasus ini sedang diselesaikan secara kekeluargaan. Saat ini Adil sedang menjalani pemeriksaan psikologis dan fisik untuk memastikan kondisi Adil. Yuk, kirimkan info, berita seputar kota Medan dan karya kalian ke Line: @medanzone agar ikut diposting di Instagram kita 🙂 #kamuharustau #medanzone ➖➖➖ #indonesia #medan #sumatera #sumaterautara #sumut #video #indovidgram #love #instagood #photooftheday #tbt #instadaily #followme #happy #follow #picoftheday #kulinermedan #kotamedan #ahoi #mejuahjuah #horas #batak #karo #melayu #pemukulan #penganiayaan #bullying

A post shared by MEDANZONE➖POWERED BY INDOZONE (@medanzone) on

Wakil Ketua KPAD Labuhanbatu Utara, Khairuddin Marpaung mengatakan pihaknya sudah mengumpulkan informasi mengenai pemukulan itu. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Labuhanbatu Utara, Suryaman Munthe.

View this post on Instagram

Sejumlah pejabat di Kabupaten Labuhanbatu Utara seperti Wakil Ketua KPAD Labuhanbatu Utara Khairuddin Marpaung, Camat Kualuh Selatan A Hariman, Kepala Desa Siamporik Sahat M Sianipar hingga Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Labuhanbatu Utara Suryaman Munthe. Bahkan mereka memberikan bantuan kepada Adil untuk menghilangkan trauma yang dialaminya. Terkait hal itu, Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Labuhanbatu Utara juga akan menelusuri kasus video pemukulan dan penganiayaan yang dialami Adil. Bahkan, Wakil Ketua KPAD Labuhanbatu Utara, Khairuddin Marpaung sudah turun ke lokasi untuk mengumpulkan informasi mengenai pemukulan itu. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Labuhanbatu Utara, Suryaman Munthe. Khairuddin mengatakan peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Rabu (21/8/2019) lalu. Namun, videonya viral beberapa hari kemudian setelah diunggah di media sosial. ⠀ "Kita telah melakukan monitoring atas kasus siswa SD yang viral di medsos," kata Khairuddin Marpaung terkait video pemukulan siswa SD oleh rekan satu sekolahnya di salah satu desa di kabupaten itu, Rabu. Berdasarkan informasi, para orang tua dari siswa yang terlibat dalam pemukulan itu sudah melakukan mediasi. Saat ini Adil juga sudah menjalani pemeriksaan di RSUD Rantauprapat didampingi Kepala Sekolahnya, Pautan Munthe. Adanya mediasi ini juga dibenarkan oleh Kepala Desa Siamporik, Sahat M Sianipar. Adil juga nantinya akan dilakukan upah-upah sipir ni tondi (upah-upah khas suku Batak). ⠀ "Insya Allah nanti malam akan dilaksanakan upah-upah sipir ni tondi terhadap anak tersebut," katanya. Yuk, kirimkan info, berita seputar kota Medan dan karya kalian ke Line: @medanzone agar ikut diposting di Instagram kita 🙂 #kamuharustau #medanzone #indonesia #medan #sumatera #sumaterautara #sumut #video #indovidgram #love #instagood #photooftheday #tbt #instadaily #followme #happy #follow #picoftheday #kulinermedan #kotamedan #ahoi #mejuahjuah #horas #batak #karo #melayu #lovemedan #penganiayaansiswa #videopenganiayaan #viral

A post shared by MEDANZONE➖POWERED BY INDOZONE (@medanzone) on

Berdasarkan informasi, para orang tua dari siswa yang terlibat dalam pemukulan itu sudah melakukan mediasi. Saat ini Adil juga sudah menjalani pemeriksaan di RSUD Rantauprapat didampingi Kepala Sekolahnya, Pautan Munthe.

Adanya mediasi ini juga dibenarkan oleh Kepala Desa Siamporik, Sahat M Sianipar. Adil juga nantinya akan dilakukan upah-upah khas suku Batak atau upah-upah sipir ni tondi (upah-upah khas suku Batak). (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *