fbpx

Sosialisasi Program Pemkot Tangerang Lemah

Sosialisasi Program Pemkot Tangerang Lemah

Program mobil jenazah gratis kurang diketahui warga Kota Tangerang.

Ayah Gotong Jenazah Anak, Sosialisasi Program Pemkot Tangerang Lemah

Konten.co.id – Jenazah anak korban tenggelam di sungai Cisadane digendong sang ayah karena ambulans puskesmas yang menolak mengantar ke rumah duka ditanggapi buruk oleh tokoh masyarakat Kota Tangerang.

Direktur Jaringan Nurani Rakyat (Janur) Ade Yunus mengaku geram dengan kejadian tersebut. Ia meminta kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terutama Dinas Kesehatan untuk melakukan evaluasi terhadap hal ini.

“Pasang Spanduk yang besar disetiap Puskesmas Untuk Pelayanan Mobil Jenazah Bisa Hubungi 112,” katanya dalam keterangan resminya, Minggu (25/8/2019).

Ia menilai adanya warga yang memaksakan mobil ambulans Puskesmas untuk mengantar jenazah adalah lantaran minimnya sosialiasi terhadap program mobil jenazah gratis Pemkot Tangerang lewat aplikasi 112.

“Dari 2 juta penduduk sudah berapa warga kota yang sudah download aplikasi 112 dan TANGERANG LIVE,” ucapnya.

Selain itu, ia menilai lemahnya pembinaan kepada pegawai Puskesmas untuk menyampaikan edukasi dan informasi yang benar kepada keluarga Pasien juga jadi masalah besar. “Kan Pegawai Puskesmas bisa jawab begini “saya hubungi 112 dulu yah pak”,” tegasnya.

Dalam keadaan tertentu, ia meminta agar setiap jajaran pemerintahan. Terutama Puskesmas agar jangan kaku pada standar operasi perusahaan (SOP). “Lagian kan sudah viral ada kejadian tenggelam, mobil Ambulans atau jenazah mestinya sudah Standby didekat TKP,” ucap pria berkacamata itu.

Ia pun meminta agar Pemkot Tangerang bisa evaluasi pegawai dan jabatan kepala Puskesmas Cikokol. Untuk menyuarakan hal tersebut dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar Aksi Damai Depan Kantor Dinas Kesehatan Kota Tangerang. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *