PLN: Aliran Listrik Mati karena Gangguan Transmisi Ungaran dan Pemalang

PLN: Aliran Listrik Mati karena Gangguan Transmisi Ungaran dan Pemalang

PLN angkat bicara terkait matinya aliran listrik di sebagian besar Jawa dan Bali.

PLN Sebut, Aliran Listrik Mati karena Gangguan Transmisi Ungaran dan Pemalang 500 Kv

Konten.co.id – Mati listri yang terjadi sejak Minggu (4/8/2019) di sebagian daerah masih menimbulkan masalah. Bahkan sebagian daerah di Kabupaten Bandung masih mengalami mati listrik hingga Senin (5/8/2019) pukul 6.00 WIB.

Sedangkan gangguan listrik tersebut sudah terjadi sejak Minggu (4/8/2019) pukul 12.00 WIB. Hal ini pun turut mendapat komentar warga. Salah satunya Winni Yulianti (41) warga Solokanjeruk.

Sudah 18 jam listrik di daerahnya enggan menyala. Padahal kebutuhan apapun menggunakan listrik. “Sudah beberapa yang nyala tapi belum rata,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Neneng Rohayati (29) warga Cikoneng. Akibat mati listrik ia yang menggunakan mesin air terpaksa harus mengisi dari rumah tetangganya yang menggunakan PDAM. “Pakai selang, ke rumah warga yang pakai air dari PDAM,” tuturnya.

Sementara Hari Yudiono (44) warga kecamatan Pamengpeuk mengaku terpaksa menggunakan senter dan lilin untuk penerangan.

“Pakai lilin buat penerangan. Tidak semua padam, ada rumah tetangga yang sudah nyala. Belum diketahui penyebabnya apa, soalnya yang lain udah nyala,” katanya.

Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka, mengatakan, matinya aliran listrik karena terdapat gangguan pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV.

Hal ini membuat transfer energi dari timur ke barat mengalami kegagalan dan kemudian diikuti trip seluruh pembangkit di sisi tengah dan barat Jawa.

Ia melanjutkan, gangguan lain juga terjadi pada Transmisi SUTET 500 kV mengakibatkan padamnya sejumlah Area Jawa Barat. Dengan demikian, beberapa area pelayanan terganggu.

Adapun cakupan wilayahnya meliputi Bandung, Bekasi, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Karawang, Purwakarta, Majalaya, Sumedang, Tasikmalaya, Depok, Gunung Putri, Sukabumi dan Bogor.

Ia mengatakan, PLN langsung menangani kejadian tersebut. PLN melakukan sejumlah langkah mengatasi padamya aliran listrik dengan mengamankan ground steel wire (GW) yang putus dengan menyelakan gardu transaksi(GT) Suralaya. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *