Pemain Naturalisasi Rasakan Kebahagiaan HUT RI

Pemain Naturalisasi Rasakan Kebahagiaan HUT RI

Otavio Dutra, Beto Goncalves dan Osas Saha adalah pemain sepak bola naturalisasi yang bahagia ketika Indonesia merdeka.

Teteskan Air Mata, Pemain Naturalisasi Rasakan Kebahagiaan HUT RI

Konten.co.id – 17 Agustus yang merupakan hari kemerdekaan Republik Indonesia jadi hari yang bahagia bagi sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI). Tak terkecuali bagi para pemain sepak bola naturalisasi.

Sebut saja Alberto Goncalves, Osas Marvelous Saha dan Otavio Dutra pemain naturalisasi yang baru saja dipanggil oleh pelatih Simon McMenemy untuk membantu tim sepak bola merah putih di ajang babak kualifikasi piala Dunia.

Ketiganya mengaku bangga menjadi warga Indonesia dan bahagia bisa merayakan kemerdekaan Indonesia. “Saya bangga jadi bagian dari negeri indah ini dan saya terharu bisa diterima disini,” kata Otavio Dutra.

Bek asal Persebaya Surabaya ini menceritakan saat pertama kali mengurus izin naturalisasi harus penuh dengan perjuangan. Bahkan butuh beberapa lama hingga ia bisa memiliki KTP Indonesia.

“Sulit jelas, tapi saya tidak gentar dan harus berusaha untuk merdeka jadi WNI dengan cara saya sendiri,” terangnya.

Dutra mengaku sudah lama hafal lagu kebangsaan Indonesia Raya dan butir-butir Pancasila yang menjadi dasar negara. Momen saat berkarier bersama Bhayangkara FC di tahun 2017 yang membuatnya mampu menghafal Indonesia Raya dan Pancasila. Sebab, klub itu berafiliasi dengan Polri dan berisikan pemain yang berstatus anggota kepolisian.

“Sejak 2017 saya mulai hafal Indonesia Raya. Banyak teman-teman yang menyanyikan lagu itu pada momen tertentu. Saya ikut bernyanyi kalau pada pertandingan lagu itu diputar. Waktu saya naturalisasi kemarin juga nangis menyanyikan Indonesia Raya karena terharu,” lanjut Dutra.

Momen pertandingan yang dihiasi lagu Indonesia Raya adalah final Piala Presiden 2019. Duel Derbi Jatim antara Arema kontra Persebaya itu membuatnya ikut bernyanyi bersama pemain lokal lain.

“Saya cepat belajar Indonesia. Mungkin baru setahun di sini sudah lancar. Dulu waktu di Persebaya 1927, saya sering sekamar dengan pemain lokal. Jadi saya mudah belajar,” pungkas Dutra.

Hal senada juga diucapkan Alberto Goncalves. Penyerang Madura United ini menuturkan alasannya pindah ke Indonesia. “Alasan saya pindah kewarganegaraan biar saya bisa hidup ‘enak’ setelah saya tak bermain bola lagi di negara ini. Tidak usah pergi ke negara lain untuk sekadar buat visa atau semacamnya karena saya sudah punya rumah di sini, keluarga di sini, dan saya juga cukup lama bekerja di Indonesia,” katanya.

Di tahun kedua ia merayakan kemerdekaan ini ia mengaku punya harapan besar. “Saya ingin bisa membawa Indonesia tercinta ini berprestasi terutama untuk bisa sampai Piala Dunia. Saya ingin Indonesia juga maju dalam berbagai hal, dengan segala tenaga dan upaya akan saya raih itu semua,” terangnya.

Sementara Osas Marvelous Saha mengatakan hari kemerdekaan Indonesia lebih meriah dibanding Hari kemerdekaan Nigeria tanah kelahirannya. Hal ini menunjukkan bagaimana kecintaan warga Indonesia terhadap negaranya.

“Yang saya tahu Indonesia warganya sangat menghargai pahlawan. Disini yang membuat kemerdekaan Indonesia sangat indah,” kata penyerang Tira Persikabo ini.

Pada hari kemerdekaan ini ia pun mengaku ingin melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan tampil baik pada babak kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia yang akan berlaga pada bulan September.

“Saya ingin buktikan yang terbaik. Ingin jadi pahlawan juga buat Indonesia,” tegasnya. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Satire

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Berita Video

Berita pilihan