Menteri BUMN Akan Rekrut 11 Ribu Karyawan

Menteri BUMN Akan Rekrut 11 Ribu Karyawan

3310 orang sudah direkrut BUMN saat ini.

Rekrut 11 Ribu Karyawan, BUMN Buka Lowongan

Konten.co.id – Badan usaha milik negara (BUMN) bakal kembali membuka seleksi program perekrutan bersama (PPB) tahun ini. Hal itu berdasarkan kebutuhan masing-masing perusahaan yang berada di bawah naungan BUMN.

Seleksi program perekrutan bersama gelombang pertama telah dilaksanakan dan meluluskan 3.310 peserta.

Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro mengatakan, tahun ini juga akan melakukan program perekrutan bersama (PPB) gelombang kedua.

“Tahun ini mungkin masih ada batch kedua. Ini baru batch pertama,” kata dia di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) tahun ini, BUMN-BUMN yang ada membutuhkan karyawan baru mencapai 11 ribu. Tapi Imam belum tahu betul berapa jumlah yang akan dibuka pada gelombang kedua tahun ini.

Ia pun belum mengetahui waktu rekrutmen dibuka. “Harusnya tahun ini sesuai dengan rencana anggaran perusahaan itu BUMN butuh sekitar 11 ribu karyawan baru,” sebutnya.

Sementara itu Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan 3310 peserta yang lulus terdiri dari kategori reguler sebanyak 2.937 orang, disabilitas 177 orang, kawasan Indonesia bagian timur 196 orang.

Jumlah tersebut terdiri dari 1.467 perempuan, dan 1.843 laki-laki.

Rini mengatakan, saat proses rekrutmen dibuka ada 1 juta orang yang melakukan registrasi, dan 500 ribu yang melaksanakan proses administrasi. Itu menunjukkan banyaknya orang yang berminat untuk bekerja di BUMN.

“Yang teregistrasi 1 juta, yang melaksanakan administrasi 500 ribu. Tentu kita bangga bahwa yang ingin jadi karyawan BUMN banyak sekali,” tambahnya.

BUMN, lanjutnya, bisa merekrut hingga 50 ribu pegawai baru dalam beberapa tahun ke depan.

“Saya harap tahun-tahun ke depan kita sudah bisa rekrut 50 ribu, sehingga untuk melakukan itu BUMN-nya harus naik 10 kali lipat,” kata dia.

Tahun ini pun telah dilaksanakan pembukaan lowongan di perusahaan milik negara melalui seleksi program perekrutan bersama (PBB). Namun dari 1 juta yang mendaftar, yang lolos hanya 3.310 peserta.

“Tentu kita bangga bahwa yang ingin jadi karyawan BUMN banyak sekali. Yang saya sedih kita baru bisa input 3.300,” sebutnya.

BUMN diharapkan bisa meningkatkan kapasitasnya agar mampu membuka lapangan pekerjaan lebih luas lagi bagi masyarakat, termasuk generasi muda yang dikategorikan Generasi Z. Generasi Z adalah mereka yang lahir tahun 1995 hingga 2010.

“Saya titip kepada direksi BUMN, BUMN perlu optimalkan Generasi Z ini karena kalau kita lihat 10-20 tahun mendatang, kompetisinya sangat beda dibanding 10 tahun lalu. Kita butuh pemikiran Generasi Z untuk lebih unggul ke depan,” tambahnya. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *