fbpx

Kader PDIP Waras Wasisto Diperiksa KPK

Kader PDIP Waras Wasisto Diperiksa KPK

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Waras Wasisto dipanggil KPK untuk dilakukan pemeriksaan terkait kasus Meikarta.

Terlilit Kasus Meikarta, Kader PDIP Waras Wasisto Diperiksa KPK

Konten.co.id – Tindak pidana korupsi pengurusan izin proyek pembangunan Meikarta terus memakan korban. Kini anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Partai PDI Perjuangan, Waras Wasisto ikut masuk dalam pusaran.

Waras disebut telah menerima aliran uang suap proses perizinan proyek Meikarta. Oleh sebab itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa keterlibatan Waras dalam kasus korupsi ini.

Rencananya, KPK juga akan memanggil dua saksi lainnya yaitu Eva dan Neneng Rahmi Nurlaili. Eva merupakan seorang ibu rumah tangga, sementara Neneng Rahmi Nurlaeli merupakan mantan Kepala Bidang Penataan RUang Dinas PUPR Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Pemanggilan ketiga saksi tersebut merupakan buntut dari penetapan tersangka terhadap Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Iwa Karniwa.

“Pemanggilan terhadap ketiganya sebagai saksi untuk tersangka Iwa Karniwa dalam kasus pengurusan izin proyek Meikarta,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Selasa (13/8/2019).

Pemanggilan terhadap Waras, kata Febri, karena terungkap dalam fakta persidangan ada peran dalam rekayasa perizinan Meikarta. Hal tersebut diungkapkan oleh terdakwa Neneng Rahmi.

Sebelumnya, KPK juga telah menetapkan Direktur PT Lippo Cikarang, Bartholomeus Toto sebagai tersangka. Bahkan dalam kasus ini juga 9 nama telah lebih dulu divonis hukuman penjara.

Pengungkapan kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan KPK pada 14 dan 15 Oktober 2018 silam. Pelaku yang terciduk merupakan pejabat dan kepala daerah Pemkab Bekasi dan pengusaha.

Para pelaku tindak pidana korupsi yang sudah menjalani hukuman adalah:

  1. Mantan Bupati Bekasi, Neneg Hassanah Yasin divonis 6 tahun penjara
  2. Mantan Kadis PUPR Pemkab Bekasi, Jamaluin, Divonis 4,5 tahun penjara
  3. Mantan Kepala BMPTSP Pemkab Bekasi, Dewi Tisnawati divonis 4,5 tahun penjara
  4. Mantan Kadis Damkar Bekasi, Sahat Maju Banjarnahor divonis 4,5 tahun penjara
  5. Mantan Kabid Penataan RUang DInas PUPR, Neneg Rahmi Nurlaili, divonis 4,5 tahun penjara
  6. Mantan Direktur Lippo Group, Billy Sindoro, divonis 3,5 tahun penjara
  7. Henry Jasmen divonis 3 tahun penjara
  8. Fitradjaja Purnama divonis 1,5 tahun penjara
  9. Taryudi divonis 1,5 tahun (*)

(MHI)*

Berita Lainnya :


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Pilihan

Berita Video