Kabel SUTET Meledak, Dua Warga jadi Korban

Kabel SUTET Meledak, Dua Warga jadi Korban

Kabel SUTET meledak di Semarang.

Dua Warga jadi Korban Ledakan SUTET

Konten.co.id – Dua orang menjadi korban ledakan jaringan Sutet di Kampung Malon RT 1 RW 6 Kelurahan Gunungpati Kota Semarang, Minggu (4/8/2019). Ledakan ini diduga yang menjadi penyebab sebagian wilayah Jabodetabek, Jawa Barat dan Banten mengalami pemadaman listrik.

Korban diketahui bernama Muhammad Said dan Usep Aprianto. Diceritakan ketua RT 1 RW 6 Kampung Malon Gunungpati, Supraptiyo, kejadian ini berawal ledakan yang muncul dari jaringan Sutet dan menyambar pohon randu di bawahnya, Minggu (4/8/2019) pukul 11.20 WIB.

Ketika itu warga sekitar tengah selesai menjalankan gotong royong memasang bendera dan mengecat jalan. Melihat pohon randu terbakar, warga kemudian mencoba memadamkan menggunakan alat seadanya.

Selain membakar kabel dan pohon, api juga membakar kabel jaringan telpon. Selang setengah jam terdengar suara gemuruh dan kembali terjadi ledakan.

“Ada suara gemuruh warga saya suruh menjauh. Ternyata meledak lagi dan ada korban. Korban tidak sadarkan diri,” ungkapnya.

Korban bernama Said terpental saat terjadi ledakan kedua. Sementara Usep terkena ledakan saat mencoba menolong Said.

Korban mengalami luka di bagian kaki dan langsung dibawa ke rumah sakit. Total terjadi lima kali ledakan yang menyambar pohon di lokasi kejadian.

Akibatnya, lima pohon sebagian dahannya hangus terbakar. Pohon tersebut adalah pohon randu, mahoni, dan sengon.

Warga kemudian menebang pohon itu untuk menghindari kejadian serupa. “Saya sampaikan kepada masyarakat untuk ada kesadaran karena ini jaringan besar, kejadian seperti kemarin kan menakutkan sekali. Mudah-mudahan tidak terulang. Saya mohon yang punya pohon tinggi besar ditebang,” ucapnya.

Sementara itu, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Mabes Polri Cabang Semarang pun telah melakukan olah tempat kejadian perkara lokasi (TKP) di daerah tersebut, Selasa (6/8/2019).

Tim Labfor bersama Inafis Polrestabes Semarang didampingi petugas PLN memeriksa kabel telepon dan pohon yang terbakar. Polisi juga memasang garis polisi di ladang yang berada di samping jalan tersebut.

“Data yang dikumpulkan berkaitan dengan aspek-aspek teknis kemudian gejala dan akibat yang ditimbulkan,” ujar Kalabfor Cabang Semarang, Kombes Pol Nursamran Subandi di lokasi.

Pihaknya belum dapat memastikan kapan hasil penyidikan Tim Labfor akan keluar. Penyidikan juga melibatkan tim dari PLN untuk mancari tahu penyebab ledakan tersebut.

“Ini investigasi menyeluruh, mencari tahu penyebabnya supaya ke depan ada antisipasi yang bekerjasama PLN dengan petugas keamanan,” katanya.

Sementara manajer PLN Unit Semarang Ricardo Siregar mengatakan tidak terjadi kerusakan instalasi akibat kejadian tersebut. Namun, pihaknya tidak dapat menyampaikan penyebab ledakan. “Sudah lancar, sekarang sudah beroperasi,” tukasnya. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *