fbpx

Dinas Pertanian Temukan Banyak Hewan Kurban yang Tak Sehat

Dinas Pertanian Temukan Banyak Hewan Kurban yang Tak Sehat

Dinas Pertanian Banyuwangi temukan banyak hewan kurban tak sehat.

Hasil Pemeriksaan, Dinas Pertanian Temukan Banyak Hewan Kurban tak Sehat

Konten.co.id – Dinas Pertanian Banyuwangi menemukan sejumlah hewan kurban yang tidak sehat dan belum memenuhi syarat untuk dijadikan hewan kurban. Dinas melakukan pemeriksaan hewan kurban, Selasa (6/8/2019).

Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah hewan kurban yang sakit. Ada juga hewan kurban yang tidak memenuhi syarat. Hewan yang sakit secara khusus langsung ditangani oleh petugas

Pemeriksaan ini untuk memastikan hewan kurban yang dijual dalam keadaan sehat dan memenuhi syarat, baik secara administratif maupun dari sisi syariat agama.

Pemeriksaan dilakukan di seluruh lapak penjualan hewan kurban yang ada di Banyuwangi. Satu per satu hewan kurban diperiksa. Pemeriksaan meliputi pengecekan suhu badan, kesehatan mata, dan bulunya.

Petugas juga memberikan antibiotik dan vitamin pada hewan kurban. “Kegiatan ini dilakukan di semua kecamatan. Kita punya 12 puskeswan. Sejak hari ini mereka mulai melakukan pemeriksaan antemortem, yakni pemeriksaan secara menyeluruh kesehatan hewan,” terang Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi Arief Setiawan, Rabu (7/8/2019).

Kata dia penyediaan hewan kurban harus sesuai dengan persyaratan secara teknis, administratif, maupun syariat agama Islam. Secara syariat agama, sapi umurnya harus dua tahun. Sedangkan kambing setahun dan harus puel atau tanggal giginya.

Dengan pemeriksaan ini memberikan pembelajaran bagi masyarakat agar mereka tidak hanya sekadar membeli. “Kami berharap mereka juga harus belajar. Jadi, pembeli tidak hanya sekadar membeli karena harga murah. Tapi mereka juga melihat persyaratan secara adminitratif, kesehatan maupun secara agama. Ini juga menjadi edukasi bagi masyarakat,” jelasnya.

Untuk penyediaan hewan kurban di Banyuwangi, Arief memastikan stoknya cukup. Dia menyebut dari tahun ke tahun kebutuhan hewan kurban di Banyuwangi terus meningkat. Pada 2017 ada 1.800 ekor sapi yang disembelih untuk kurban.

Pada 2018 meningkat menjadi 1.900 ekor. Sedangkan kambing angkanya lebih dari 10.000 ekor. “Kambing dan domba menjadi pilihan karena kemampuan masyarakat. Semoga tahun ini permintaan meningkat,” katanya.

Dinas Pertanian pun memberikan sertifikat untuk lapak penjual hewan kurban yang sudah menjalani pemeriksaan. Penggunaan sertifikat agar tidak ada pemalsuan dari oknum penjual nakal.

“Kalau tahun sebelumnya kami pakai spanduk saja bagi yang sudah diperiksa. Ternyata spanduk mudah dibuat. Tahun ini kami pakai sertifikat agar tidak dapat dipalsukan,” tandasnya. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya :


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Pilihan

Berita Video