Aceng Fikri dan Istri Mudanya Diamankan Satpol PP Kota Bandung

Aceng Fikri dan Istri Mudanya Diamankan Satpol PP Kota Bandung

Belum ada waktu urus KTP, membuat alamat Aceng Fikri dan Istri ke duanya berbeda hingga diciduk Satpol PP Kota Bandung.

Gara-gara KTP, Aceng Fikri dan Istri Mudanya Diamankan Satpol PP Kota Bandung

Konten.co.id – Anggota DPD RI, Aceng Fikri dan istrinya Siti Elina Rahayu terjaring razia yustisi yang digelar Satpol PP Kota Bandung, Kamis (22/8/2019) malam. Aceng diamankan karena alamat yang tertera di KTP berbeda dengan sang istri.

Aceng dan istrinya terjaring razia di salah satu hotel di kawan Lengkong, Kota Bandung. “Kami amankan karena identitas yang berbeda. Kami tidak periksa di tempat tapi di bawa ke kantor untuk dimintai keterangan, ujar Kasi Penyidikan dan Penindakan Satpol PP Kota Bandung, Mujahid Syuhada kepada awak media di Kantor Satpol PP Kota Bandung, Kamis (22/8/2019).

Setelah dilakukan pemeriksaan, Aceng dapat membuktikan perempuan yang bersamanya di dalam kamar hotel adalah istri sahnya. Hal tersebut dibuktikan melalui sejumlah foto pernikahan dan surat nikah yang terdaftar di lembaga negara.

“Hanya saja alamat KTP yang beda, mungkin karena baru melangsungkan pernikahan jadi belum melakukan pengurusan perubahan identitas,” katanya.

Sementara itu, Aceng Fikri menjelaskan alasannya menginap di hotel tersebut karena akan memeriksakan gigi ke dokter langganannya besok (hari ini,red). Dia pun memilih hotel tersebut lantaran jaraknya cukup dekat dengan tempat praktik dokter.

“Kebetulan sedang menginap di hotel, saya besok sudah janjian pukul 08.00 WIB dengan dokter gigi di Gatsu. Saya menginap dengan istri namanya Siti Elina Rahayu,” ucapnya.

Untuk alamat KTP yang berbeda, mantan Bupati Garut ini mengaku belum sempat mengurus atau mengganti alamat KTP istrinya karena sibuk dengan berbagai urusan pekerjaan, dirinya belum sempat untuk mengurus atau mengganti alamat di KTP istrinya.

“KTP-nya beda alamat. Saya belum pindah, istri saya masih alamatnya di Gunung Halu dan saya masih di Garut, tapi saat ini sedang diurus,” ucapnya.

Ia pun mengaku tidak mempermasalahkan harus diamankan ke Kantor Satpol PP. Hal ini dilakukan sebagai warga negara yang baik harus mengikuti aturan atau hukum yang berlaku. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *