5 Kematian Tokoh Terkenal Usai Bertemu Kembaran Gaib

5 Kematian Tokoh Terkenal Usai Bertemu Kembaran Gaib

Doppelganger adalah kembaran gaib yang bisa ditemukan dalam mimpi.

5 Tokoh Ini Meninggal Usai Bertemu Kembaran Gaib

Konten.co.id – Bertemu kembaran gaib didalam mimpi mungkin akan jadi pertanda buruk dalam hidup anda. Peristiwa ini disebut Doppelganger.

Doppelganger berarti melihat penampakan dari wajah seseorang yang masih hidup, biasanya merupakan suatu pantulan. Biasanya apabila seseorang bertemu dengan Doppelgangernya bisa jadi merupakan suatu pertanda kurang baik bahkan mengartikan seseorang tersebut ajal sudah dekat.

Berikut ini ada lima tokoh terkenal yang meninggal usai bertemu dengan Doppelganger ;

1. Guy de Maupassant

Sumber : The TLS

Seorang Penulis terkenal asal Perancis pada abad ke-19 dan merupakan pencetus cerita pendek modern. Bukunya yang berjudul “The Horla” berkisah tentang pengalaman Doppelganger yang dialaminya. Bayangan dirinya bahkan duduk dan mendiktekan sebuah cerita kepadanya.

Suatu kisah dimana seorang pria mengalami ganguan kejiwaan yaitu dirinya di konsumsi oleh roh jahat yang menumpangi dirinya. Itulah sebabnya dia mengatakan buku “The Horla” adalah karangan dari bayangannya sendiri.

Namun, versi lain dari cerita tersebut mengatakan bahwa bayangannya tidak mendiktekan buku “The Horla”. Bayangannya hanya menghilang ketika Maupassant memanggil pelayannya karena ketakutan. Beberapa bulan kemudian setelah kejadian itu, bayangannya kembali datang dan memasuki

Bayangan tersebut menatap Maupassant dengan tatapan sedih dan membenamkan wajahnya di tangannya,seolah sedang putus asa. Setelah peristiwa tersebut, Maupassant mengalami penurunan kesehatan yang semakin memburuk. Dia meninggal setahun kemudian di Rumah Sakit Jiwa akibat penyakit kejiwaan

2. Percy Bysshe Shelley

Sumber : bl.uk

Merupakan seorang penyair jenius dan suami dari Marry Shelley (Penulis Kisah Frankestein, Penulis Novel terkenal sepanjang masa). Meninggal pada usia yang masih muda 29 tahun pada 8 Juli 1822.

Dia meninggal dalam perjalanan dari Livorno menuju Lerici. Kala itu cuaca buruk, namun Percy tetap nekat melaut. Butuh 10 hari untuk menemukan jasadnya. Jasadnya dikenali dari pakaian dan buku puisi John Keat di sakunya.

Sebelum kejadian nahas tersebut, Percy mengalami peristiwa-peristiwa menyeramkan. Dia kerap bermimpi buruk dan melihat penampakan aneh. Dia mengaku melihat bayangannya di dekat tempat tidur istrinya. Tangan bayangannya ada di leher istrinya seolah mau mencekik istrinya.

Suatu Siang Percy dihampiri oleh Doppelgangernya di teras, bayangannya bertanya kepada Percy “Berapa lama lagi kau berniat untuk terus ada? “

3. Catherine The Great

Sumber : History

Seorang Kaisar wanita Rusia yang berkuasa selama 34 tahun (1762-1796). Sebelum menjadi Kaisar, dia adalah Permaisuri dari Kaisar Pyotr III. Kekuasaannya dia dapatkan dengan cara melengserkan paksa kekusaannya suaminya.

Suatu malam, Chaterine sedang berbaring di ranjangnya. Namun, pelayannya mengaku melihat Chaterine lainnya memasuki ruang utama Istana. Chaterine langsung bangkit dan pergi untuk menyeledikinya.

Dia melihat Sosok Bayangannya sedang duduk di singgasananya. Chatrine langsung meminta Penjaga untuk menembak bayangannya.

Setelah kejadian itu, Chaterine meninggal di tempat tidurnya tahun 1796. Setelah kematiannya, Beliau digantikan oleh Putranya Paul I yang diduga anak hasil hubungan gelapnya dengan Sergei Saltykov.

Semasa hidupnya, Chaterine dikenal punya 22 kekasih dan bahkan semuanya diberikan kedudukan yang tinggi. Chaterine juga menjalin kasih dengan pria muda meski usianya sudah senja.

4. Ratu Elizabeth I

Sumber : dailymail

Ratu Elizabeth I juga sering disebut “The Virgin Queen”, “Gloriana” dan “Good Queen Bess” karena memilih untuk tetap perawan dan tidak menikah sampai akhir hidupnya . Ia lahir 7 September 1533 meninggal 24 Maret 1603 pada usia 69 tahun.

Ratu Elizabeth I memerintah Inggris selama 44 tahun. Pada masa kekuasaannya, Britania Raya menjadi negara yang relatif stabil. Sebelum peristiwa kematiannya, Ratu Elizabeth I mengalami peristiwa aneh.

Seperti dikutip dari Examiner, Elizabeth I pernah melihat sosok dirinya terbaring di ranjang kematian. Doppelganger atau kembarannya itu ia deskripsikan sebagai, ‘Pucat pasi dan beku’. Mirip mayat.

5. Abraham Lincoln

Sumber : theatlantic

Siapa yang tidak kenal dengan Tokoh yang satu ini, Abraham Lincoln Presiden Amerika ke-16. Lahir 12 Februari 1809 dan wafat 15 April 1865 akibat pembunuhan. Menjadi Presiden Amerika pertama yang meninggal akibat dibunuh.

Beliau meninggal sebelum dilantik sebagai Presiden untuk kedua kalinya. Dalam bukunya, Washington in Lincoln’s Time (1895), Noah Brooks mengklaim mendengar kisah mengerikan dari Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln.

Diceritakan, suatu hari sepulang dari Pemilu yang memilihnya menjadi Presiden,Abraham Lincoln berbaring di sofa karena kelelahan. Kemudian matanya terpaku pada cermin karena melihat adanya bayangan. “Saat melihat cermin, aku melihat refleksi diriku yang nyaris penuh. Namun, wajahku…aku melihat ada dua bayangan (muka) yang berbeda,” demikian penuturan yang diklaim berasal dari Lincoln, seperti dimuat dalam buku Washington in Lincoln’s Time (1895) karya Noah Brooks.

Perbedaan tersebut adalah, tinggi ujung hidung yang satu berbeda sekitar 3 inchi dengan lainnya. Dan satu wajah terlihat pucat.

Lincoln pun kaget bukan kepalang. Ia sontak bangun dan melihat lebih jelas ke arah cermin. “Tapi ilusi lenyap,” kata dia. Abraham Lincoln menceritakan kejadian tersebut kepada istrinya, Mary Todd Lincoln.

Bukannya merinding, Istrinya justru tertawa. Mary mengatakan bahwa hal tersebut adalah pertanda. Wajah yang tidak pucat artinya Abraham Lincoln akan terpilih untuk kedua kalinya sebagai Presiden.

Sementara yang berwajah pucat mengartikan bahwa Abraham Lincoln akan meninggal pada jabatan keduanya itu. Entah bagaimana istrinya bisa tahu karena yang diucapkannya pun terjadi, Abraham Lincoln terpilih lagi menjadi Presiden.

Namun, Presiden Lincoln ditembak di teater Ford, Washington, Amerika Serikat, pada 14 April 1865 dan meninggal keesokan harinya tanggal 15 April 1865 pada usia 56 tahun.

Pembunuhnya, John Wilkes Booth adalah pemain sandiwara yang memiliki gangguan jiwa, ia juga salah seorang pendukung Konfederasi yang menentang diserahkannya tentara Konfederasi kepada pemerintah setelah berakhirnya perang saudara.

Ada yang mengatakan bahwa pembunuhan Lincoln ini merupakan bagian dari Kutukan Tecumseh. Presiden Lincoln dimakamkan di Springfield, AS dan dikenang Amerika dan dunia sebagai pejuang demokrasi karena jasa-jasanya. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *