Warga Keluhkan Adanya ‘Biaya’ Tak Jelas di SAMSAT Garut

Warga Keluhkan Adanya ‘Biaya’ Tak Jelas di SAMSAT Garut

Masyarakat yang mengurus beberapa keperluan administratif keluhkan adanya pungutan yang diduga ‘tidak jelas’.

Warga Keluhkan Ada ‘Biaya’ Tak Jelas di SAMSAT Garut Saat Urus Surat

Konten.co.id – Adanya ‘biaya admin’ yang belum jelas di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Garut saat pengurusan administratif kendaraan, di komplain masyarakat. Banyak warga yang merasa keberatan dengan hal tersebut.

Menurut salah satu narasumber yang enggan disebutkan namanya, ia harus membayar uang administrasi tambahan Rp 100 ribu kepada petugas untuk mengurus pemblokiran STNK, karena motornya hilang dicuri.

“Kejadiannya baru hari ini. Saya mau urus pemblokiran STNK motor saya yang hilang. Setelah selesai, lalu petugas bilang ada uang administrasi sebesar Rp 100 ribu. Karena saya keberatan dan komplain, akhirnya dipotong Rp 50 ribu. Waktu saya minta bukti kwitansi, tidak diberikan. Alasannya tidak jelas,” kata dia kepada Konten.co.id, Senin (22/7/2019).

“Petugasnya bilang, biaya itu untuk tinta dan lain-lain. Tapi ketika saya tanya ‘bukannya ATK ‘kan sudah ada anggarannya dari negara’, jawabannya justru makin simpang siur. Jelas saya kaget campur bingung,” tambahnya.

Hal senada diungkapkan Zayen (27) warga Tarogong Kaler. Ia mengaku dirinya pernah dipungut saat proses pengurusan surat-surat kendaraan bermotor beberapa waktu lalu. Besaran pungutan yang mesti ia bayar untuk mencetak plat motor Rp 20 ribu.

Hal ini merugikan. Pasalnya pada PP 50 tahun 2019, pungutan tersebut tidak tercantum.

“Untuk itu, kami mohon agar pihak terkait bisa mengatasi hal tersebut. Supaya ada kejelasan saja. Kalau memang aturannya seperti itu, ya tolong disosialisasikan dengan baik dan prosedural sebelumnya. Semisal, ada bukti-bukti kwitansi pembayaran, dll. Kalau memang masuk ke kas negara, tidak masalah bagi kami. Agar kami masyarakat yang tengah mengurus hal-hal administratif terkait surat-surat kendaraan, tidak merasa kebingungan lagi,” tukasnya. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *