Supardjo, Jemaah Haji Asal Indramayu, Meninggal di Pesawat

Supardjo, Jemaah Haji Asal Indramayu, Meninggal di Pesawat

Supardjo, Jemaah haji asal Indramayu, meninggal di pesawat saat terbang ke Jeddah.

Suami Meninggal di Pesawat, Halimah Akhirnya Berhaji Sendiri

Konten.co.id – Kepala Daerah Kerja Bandara PPIH 2019 Arsyad Hidayat di Bandara King Abdul Aziz Jeddah, Sabtu (20/7/2019), mengatakan pihaknya baru mendapatkan informasi bahwa ada satu anggota jamaah Kloter JKS 41 meninggal dunia pada saat berada di pesawat.

“Informasi kami dapatkan 2 jam sebelum pesawat landing di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Jamaah tersebut atas nama Supardjo dari DKI 41, dari Kabupaten Indramayu,” kata Arsyad seperti dilansir dari Antara, Sabtu (20/7/2019).

Ia menambahkan, hasil pemeriksaan dari tim kesehatan yang menyertai jamaah tersebut, salah satu penyebab meninggalnya Supardjo adalah karena penyakit paru-paru dan sesak napas.

Supardjo berangkat bersama sang istri, Halimah Sarin. Keduanya tergabung dalam Kloter JKS 41/Bekasi, dan merupakan salah satu kloter gelombang kedua yang langsung ke Bandara King Abdul Aziz Jeddah.

Bersama rombongan, rencananya mereka akan ke Madinah setelah ibadah rampung di Makkah. Namun takdir berkata lain bagi Supardjo, yang meninggalkan 6 anak di Tanah Air itu.

Arsyad mengatakan saat ini jenazah disemayamkan di Klinik Bandara Arab Saudi dan sesegera mungkin akan diproses.“Kami sedang membuatkan surat untuk bisa diproses pemakamannya di Kota Jeddah. Di sini ada pemakaman khusus untuk jamaah haji di pemakaman yang ditetapkan oleh wukala,” katanya.

Meninggalnya Supardjo menambah daftar calon haji yang meninggal yang sampai saat ini tercatat telah 8 orang yakni:

  • Khairil Abbas Salim (BTH 23), usia 62 tahun, meninggal pada 8 Juli 2019 di RSAS Madinah;
  • Sumiyatun Sowikromo Sutardjan (SOC 2), usia 57 tahun, meninggal pada 8 Juli 2019 di pesawat menuju bandara Madinah;
  • Mudjahid Damanhuri Mangun (SOC 44), usia 74 tahun, meninggal pada 9 Juli 2019 di RSAS Madinah;
  • Subli bin Muhammad Nasri (BTH 32), usia 61 tahun, meninggal pada 11 Juli 2019 di RSAS Madinah;
  • Artapiah Armin Musahab (JKG 86), usia 60 tahun, meninggal pada 12 Juli 2019 di pesawat menuju bandara Madinah;
  • Soeratno G Mangun Wiyoto (SUB 45), usia 74 tahun, meninggal pada 15 Juli 2019 di RSAS Madinah; dan
  • Ahmad Suparman bin Jubed (JKS 01), usia 53 tahun, meninggal pada 17 Juli 2019, di RSAS Madinah.
  • Rabiun bn Daliman Arsyd (LOP 006), usia 54 tahun, meninggal pada 18 Juli 2019, di RSAS Madinah.(*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *