SOR Ciateul Garut Jadi Ajang Adu Ayam

SOR Ciateul Garut Jadi Ajang Adu Ayam

Panitia mengatakan, izin acara tersebut sudah mereka kantongi.

Polemik SOR Ciateul Garut Jadi Ajang Adu Ayam

Konten.co.id – Para pehobi ayam kontes yang tergabung dalam Perkumpulan Pehobi Ayam Kontes Nusantara (PAKN) Garut, membantah tuduhan miring bahwa acara kontes ayam yang mereka adakan tidak ada izin. Panitia mengaku, izin tersebut sudah mereka kantongi.

“Kegiatan itu sudah dapat izin dari pemerintah dan kepolisian. Kami sudah ajukan izin ke Dispora juga, tapi ditolak. Cuma, SOR ini ‘kan ranahnya masih ada di Dinas PUPR, karena masih dalam proses pembangunan. Panitia lantas mengajukan izin ke Dinas PUPR Garut, dan sudah disetujui. Mulai dari RT, RW, Desa, Kecamatan, Polsek, dan Polres, pun telah memberikan izin,” kata Pisa Ismail Saleh, Penasihat PPAKN Garut, Senin (8/7/2019).

Pisa juga menampik keras isu yang beredar, bahwa kontes yang diadakan PPAKN diidentikkan dengan sabung ayam. “Acara itu murni kontes, laiknya adu domba. Tidak ada judi seperti yang ramai beredar. Kami tak terima disamakan dengan sabung ayam. Waktu acara anggota Polsek sama Polres juga datang kok,” katanya.

Pisa menyebut, acara tersebut diadakan tahun 2018 lalu. “Itu sudah lama acaranya. Sekitar bulan September atau Oktober 2018. Saya juga heran kok jadi ramai sekarang. Kalau mau bukti dokumen perizinan, ada kok. Semuanya lengkap,” sebut Pisa.

Peserta kontes, lanjutnya, tidak hanya berasal dari Garut. Tapi juga luar kota. “Peraturannya seperti olahraga tinju. Setiap ayam terkena pukulan, maka akan mendapat poin,” katanya.

Pisa menjelaskan, hasil dari kegiatan tesebut disumbangkan ke RT dan RW di sekitar GOR Ciateul. “Untuk dibagikan ke anak yatim,” jelas Pisa.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Garut, Kuswendi menyebut acara yang diadakan PPAKN itu tak memiliki izin. Kuswendi mengakui, sempat ada pengajuan izin yang ditujukan ke Kasi Sarana. “Tapi ditolak. Harusnya kegiatan tersebut tidak ada. Sebagai Kadispora, saya tidak pernah mengeluarkan izin,” kata Kuswendi. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *