Regulasi IMEI, Pemerintah: Ponsel Ilegal Masih Bisa Aktif

Regulasi IMEI, Pemerintah: Ponsel Ilegal Masih Bisa Aktif

Regulasi IMEI masih masuk masa transisi

Regulasi IMEI, Pemerintah Pastikan Ponsel Ilegal Masih Bisa Digunakan

Konten.co.id – Regulasi International Mobile Equipment Identity (IMEI) akan berlaku mulai Agustus 2019. Regulasi ini membuat operator telekomunikasi bisa memblokir sebuah ponsel jika terdeteksi IMEI ponsel tersebut tidak terdaftar di pemerintah alias ponsel ilegal.

Ponsel tetap tak bisa digunakan pun ketika berganti operator, karena setiap operator akan mengecek legalitas IMEI ponsel tersebut. Daftar IMEI ponsel yang menjadi acuan operator sendiri berasal dari Kementerian Perindustrian.

Kemenperin mendapat nomor-nomor ini dari para produsen lokal dan distributor yang menjajakan ponsel secara legal di Indonesia.

Namun akan ada angin segar bagi pemilik ponsel ilegal. Karena Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyatakan pengguna ponsel ilegal masih bisa menggunakan ponselnya ketika regulasi berlaku.

“Paling penting yang perlu disuarakan ke publik adalah aturan mengenai IMEI tidak akan mengganggu masyarakat. Artinya masyarakat yang punya ponsel sekarang dapat tetap bisa pakai ponsel,” kata Direktur Jenderal (Dirjen) Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Ismail, Selasa (2/7/2019).

“Yang existing tidak akan berdampak dan tetap bisa digunakan, aturan ini akan berlaku ke depan. Jadi ponsel yang ada di masyarakat ini akan dihormati.” Kata dia.

Untuk masa transisi, lanjut Ismail, akan berlangsung selama lima tahun. Namun, jika mengacu pada negara lain biasanya masa transisi diberlakukan antara dua hingga tiga tahun.

“Kita punya target Agustus itu ada penandatanganan aturan yang dilakukan tiga kementerian, yaitu Kominfo, Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian,” ujar Ismail. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *