Pertama Kali dalam Sejarah, Timnas Berlaga di Papua

Pertama Kali dalam Sejarah, Timnas Berlaga di Papua

Laga perdana Timnas di Papua.

Untuk Pertama Kalinya, Timnas Berlaga di Papua

Konten.co.id – Stadion baru kebanggan masyarakat Papua, Stadion Papua Bangkit dinyatakan siap untuk menggelar pertandingan.

Tak tanggung-tanggung, Timnas U-23 Indonesia direncanakan bertanding kontra Timnas U-23 Iran di Stadion Papua Bangkit dalam sebuah laga uji coba pada 14 November 2019. Ini merupakan sejarah pertama laga timnas digelar di Papua.

PSSI pun berencana untuk menyebar pertandingan tim nasional Indonesia ke luar pulau Jawa. Salah satu venue yang direncanakan adalah Stadion Papua Bangkit di Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura.

“Kami di PSSI punya tujuan tahun ini agar timnas bermain di luar Pulau Jawa,” ujar Deputi Sekjen PSSI, Marshal Masita, Rabu (31/7/2019).

“Timnas Indonesia milik satu negara dan selama ini kami belum pernah main di luar Jawa,” Tambahnya.

Sebelumnya, PSSI pun sempat memilih beberapa daerah seperti Riau dan Balikpapan. Akan tetapi, pilihan justru jatuh ke pulau paling timur di Indonesia ini. “Tidak pernah Timnas Indonesia bermain di tanah Papua sebelum ini,” tutur Marshal.

Stadion Papua Bangkit yang bakal menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 tersebut bakal menjadi tuan rumah laga uji coba leg pertama kontra Timnas U-23 Iran sebelum pertandingan leg kedua dimainkan pada 17 November 2019.

“Kedua tanggal itu sudah kami kunci. Sehabis kedua pertandingan itu, anak-anak akan beristirahat tiga hari sebelum berangkat ke SEA Games di Filipina,” ujar Marshal lagi.

Ia juga mengatakan bahwa pertandingan kontra Timnas U-23 Iran akan menjadi ujian mumpuni bagi skuad Garuda sebelum bertanding di SEA Games sehingga diharapkan pertandingan bakal berlangsung seru dan menghibur.

Stadion Papua Bangkit dibangun di atas tanah seluas 13 hektar dan murni dibiayai oleh APBD Papua sebesar Rp 1,3 triliun dan dibangun khusus untuk pembukaan dan penyelenggaraan PON XX 2020.

Pembangunan stadion berkapasitas 40.000 orang tersebut dimulai sejak akhir 2016 dan rampung pada Juni 2019. Demi menyelesaikan pekerjaan lintasan, PT PP (Persero) sebagai kontraktor pembangun, mendatangkan tenaga ahli dari luar negeri.

“Untuk pembangunan stadion sudah 100 persen selesai berikut dengan fasilitas pendukungnya,” kata pimpro pembangunan Stadion Papua Bangkit, Dwi Aji Wicaksono

“Semuanya dibuat dengan standar internasional. Lapangan, rumput, lampu, hingga lintasan atletik semuanya standar internasional. Kami juga menyiapkan akses untuk kaum difabel,” katanya.

Marshal mengatakan keinginan PSSI adalah agar Timnas Indonesia bermain di luar Pulau Jawa mengalahkan segala aspek kesulitan logistik dari menggelar pertandingan di seantero Indonesia.

“Laga timnas pasti akan disiarkan secara langsung, alhasil sisi produksi televisi pasti besar. Itu pekerjaan rumahnya, kargo produksi televisi,” tuturnya.

Marshal mengatakan kalau pulau-pulau lain juga harus bisa menjadi venue pertandingan bagi Timnas Merah Putih. “Kalau tahun ini baru sempat ke Papua, artinya tahun depan saya harus mengatur jadwal ke Kalimantan dan Sumatera,” ujarnya. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *