Pemerintah AS Minta FBI Selidiki FaceApp

Pemerintah AS Minta FBI Selidiki FaceApp

FBI selidiki FaceApp

FBI Diminta Pemerintah AS Selidiki Aplikasi FaceApp

Konten.co.id – Warganet dihebohkan dengan tantangan #AgeChallenge. Yaitu mengubah foto ke bentuk saat tua lewat aplikasi Faceapp.

Hal ini justru membuat pemerintah AS was-was soal privasi data pengguna yang bersangkutan. Pasalnya, aplikasi ini dikembangkan oleh perusahaan asal Rusia Wireless Lab.

Senator AS Chuck Schumer pun meminta Biro Investigasi Federal (FBI) dan Komisi Perdagangan AS (FTC) untuk menyelidiki aplikasi tersebut.

“Saya meminta FBI untuk melihat apakah data pribadi yang diunggah oleh jutaan orang di AS ke FaceApp akan berpindah tangan ke pemerintah Rusia, atau entitas yang terafiliasi dengan pemerintah Rusia,” tulis Schumer.

Schumer juga menyoroti ketentuan layanan FaceApp yang dinilai bisa mengelabui pengguna soal keamanan data pribadi yang dikumpulkan dan siapa saja yang bisa mengaksesnya.

Sementara Chief Security Officer Komite Nasional Demokrat (DNC) Bob Lord meminta semua pejabat DNC untuk menghapus aplikasi tersebut di ponselnya. Kekhawatiran DNC lantaran pada tahun 2015 dan 2016 jaringan komputer DNC pernah dibobol hacker. Yang diduga dari Rusia.

“Tidak jelas apa risiko privasi yang akan dihadap. Tapi yang jelas, menghindari aplikasi memberikan manfaat lebih besar ketimbang risikonya,” kata Lord.

CEO Faceapp Yaroslav Goncharov menegaskan kalau sebagian besar pemrosesan dilakukan di Cloud, Amazon Web Service dan Google Cloud.

“Kebanyakan foto dihapus di server kami dalam 48 jam sejak waktu upload. Tidak ada data user yang kami kirim ke Rusia, kami juga tidak menjual dan membagikan data pihak ketiga kemanapun,” katanya.

FaceApp menggunakan server AWS dan Google Cloud untuk penyimpanan data. Popularitasnya melesat karena #AgeChallenge. Sejak 10 Juli lalu, aplikasi ini telah diunduh sebanyak 13 juta kali. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *