fbpx

Ojol Dilarang, Warga Garut Protes

Ojol Dilarang, Warga Garut Protes

Melalui instastorynya, salah satu warga protes pelarangan ojol di Garut.

Viral, Warga Garut Protes Pelarangan Ojol

Konten.co.id – Belakangan ini Kabupaten Garut diramaikan dengan keributan antara pengemudi angkutan daring (ojek online) dan angkutan konvensional.

Buntut kisruh tersebut, ojek pangkalan (opang) melarang driver ojol mengantar atau mengambil penumpang di wilayah operasi mereka.

Nah, baru-baru ini, di medsos tengah viral salah satu netizen warga Garut yang memprotes pelarangan tersebut.

Melalui instastorynya, netizen tersebut berkeluh kesah tentang pelarangan aktivitas ojol di daerah tempatnya tinggal.

“Allhamdulillah ada tempat untuk berbicara. Hal ini sangat menyusahkan saya pribadi. Karena ojol menolak untuk mengantarkan apalagi menjemput,” katanya.

Ia menilai jika memang ojol tidak boleh masuk, harus ada solusi untuk pengguna. Misalnya, diberikan nomor telepon si tukang ojek atau temannya agar penumpang mudah berpergian.

“Gini aja kalo emang ojol gak boleh masuk harus ada solusi untuk penumpang. Siapkan no telpon atau Waopang agar memudahkan kami menemukan ojeg. Jika ojeg si A tidak bisa tolong carikan gantinya. Untuk harga tolong dipastikan jangan “teu langkung,”” tuturnya.

Ia pun bercerita kalau ia punya langganan tukang ojek. Selain susah dihubungi, seringkali ojek langganannya tersebut tidak bisa mengantar. “Dan tidak pernah ada ojek penggantinya,” kata dia.

Dengan kondisi ini, ia mengaku kesulitan jika hendak bepergian. Apalagi jarak dari rumahnya ke pangkalan ojek cukup jauh.

“Saya ada ojeg langganan, setiap ditelpon selalu Hpnya tidak dibawa/lagi ada orderan. Saya tanya ada temannya yang bisa kesini gak? Jawab tidak tau. Tidak memberi solusi sedangkan kami gak boleh pake gojek.”

“Dari rumah saya ke pangkalan lumayan jauh. Saya harus jalan kaki. Pas di pangkalan belum tentu ada ojeg. Siang pasti tidak ada ojeg disana. Saya harus nunggu pinggir jalan sambil kuis tebak2an ini ojeg atau bukan (sering salah yang lewat juga) ini benar-benar menyusahkan”

Menurutnya, keberadaan transportasi online sangat membantu kelancaran aktivitas hariannya. Dan ia mengaku cukup kecewa dengan pelarangan tersebut.

“Sekarang sudah enak ada gojek, saya tinggal nunggu di rumah. Gojek pun kita bisa mengetahui profilnya. Trus sekarang seenaknya melarang gojek masuk tanpa ada solusi untuk penumpang? Kenapa mencari rizki harus menyusahkan orang yang mencari rizki? Penumpang pergi dari rumah untuk mencari rizki atau untuk bersekolah,” postingnya.

Ia bahkan sempat berpikir untuk pindah dari tempat tinggalnya sekarang, karena merasa dirugikan. Dan meminta agar pihak terkait segera menyelesaikan persoalan ini.

“Saya dan suami sampai memikirkan untuk pindah rumah kalo seperti ini yang rugi masyarakat. Jadi tolong segera ditindaklanjuti,” tukasnya. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya :


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Pilihan

Berita Video