Netizen Pertanyakan Layanan Garuda Indonesia

Netizen Pertanyakan Layanan Garuda Indonesia

Netizen persoalkan layanan maskapai Garuda Indonesia.

Pelayanan Maskapai Garuda Indonesia Dipersoalkan Netizen

Konten.co.id – Garuda Indonesia sebagai maskapai ternama sering menjadi sorotan. Namun baru-baru ini muncul kabar yang kurang baik.

Beredar di sosial media yang memperlihatkan berbagai menu di kelas bisnis di maskapai tersebut. Anehnya bukan dengan buku menu, tapi diberikan dalam secarik kertas yang ditulis dengan pulpen.

“Sering-sering aja ya @IndonesiaGaruda Ini CEO sama direksinya gug malu apa ya? Carmuk caper aja diurusin kemarin, yang essential gini bagian dari GA Experience bisa missed, ckckck.” Cuit akun @arieparikesit

Gambar yang diunggah tersebut berasal dari instastory instagram milik rius.vernandes. Didalam instastory tersebut akun tersebut juga menuliskan “menu yang dibagiin tadi di business class @garuda.indonesia tadi dari Sidney-Denpasar. “menunya masih dalam percetakan pak”

Akun @arieparikesit ini pun menyinggung Garuda Indonesia yang beberapa waktu lalu melakukan berbagai perayaan dan tradisi untuk melepas jemaah haji dengan memecahkan kendi, dan lain-lain. Tapi tidak mampu mengeprint atau menuliskan menunya di sebuah buku menu.

“Mecahin kendi, beli kembang, sewa EO n PR, mesen tumpeng, beli rompi koneng buat direksi, paint job pesawat sempat n mampu, padahal gug penting n gug harus. Pas ngeprint menu business class gug dikerjain, masih bisa jajaran direksi n CEO @IndonesiaGaruda cengegesan yah, super.”

Hal ini pun langsung mendapat respon dari netizen. “Saya pengguna rutin GA kdan setuju dengan Anda, ada yang tidak beres dengan GA dengan kata lain ada aroma efisiensi dimulai dari dihilangkannya minuman dalam pesawat, no tea no coffe” cuit akun @prastowoagus.

Sementara akun @Ddiduk mencuitkan “Ngeri uey @KemenBUMN”

Sementara dalam akun twitter resmi Garuda Indonesia @IndonesiaGaruda menyangkal kalau set menu tersebut untuk penumpang.

Katanya itu adalah catatan pribadi awak kabin. “Dapat kami sampaikan bahwa ini bukan kartu menu untuk penumpang, melainkan catatan pribadi awak kabin yang tidak untuk disebarluaskan. Terima kasih,”. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *