Menteri Susi Kecam Impor Garam

Menteri Susi Kecam Impor Garam

Petambak garam mengeluh lantaran harga garam saat ini anjlok.

Menteri Susi Kecam Kebijakan Impor Garam

Konten.co.id – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti geram. Lantaran para petambak garam yang mengeluhkan harga yang anjlok. Hal ini ditengarai terjadi karena kelebihan stok garam, baik dari sisa impor garam tahun lalu maupun produksi dalam negeri.

Apalagi, saat ini, para petani tengah memasuki masa panen hingga bulan November mendatang.

Diketahui saat ini harga garam produksi rakyat kualitas unggul (KW I) ada di level Rp 600 per kilogram (kg). Sementara, untuk garam jenis KW II ada di level Rp 500 per kg dan KW III sebesar Rp 400 per kg. Padahal tahun lalu, harga garam sempat berada di atas Rp 1.000 per kg.

Dikatakan Susi harga jatuh lantaran Indonesia terlalu banyak impor. Ia mengatakan seandainya besaran garam impor dipatok di bawah 3 juta ton, maka harga garam di tingkat petambak tidak akan anjlok seperti saat ini.

“Kalau (impor) diatur di bawah 3 juta ton kayak tempo hari harga di petani Rp 1.500 sampai Rp 2.000 (per kg). Masalahnya impornya banyak dan bocor,” ujarnya, Kamis (4/7/2019).

Seperti diketahui sejak tahun lalu, pemerintah sepakat untuk mengalihkan kewenangan pemberian rekomendasi impor garam industri kepada Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, yang sebelumnya dipegang oleh Susi Pudjiastuti.

Artinya, sejak tahun lalu rekomendasi impor garam industri dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian, bukan KKP. Hal ini ditengarai menyebabkan perbedaan perhitungan soal kebutuhan garam impor. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *