fbpx

Mabuk, Polisi Tembak Warga Sipil di Merauke

Mabuk, Polisi Tembak Warga Sipil di Merauke

Mabuk dan Tembak Warga Sipil di Merauke, Polisi Ini Dipecat Konten.co.id – Anggota Polsek Kimaam, Kabupaten Merauke Papua , Brigadir RK menembak seorang warga bernama YM (32 th) hingga tewas. Insiden penembakan yang terjadi Selasa (2/7/2019) malam sekitar pukul 23.30 WIT berawal saat RK dan YM dalam keadaan mabuk akibat menegak miras di cafe yang

Mabuk dan Tembak Warga Sipil di Merauke, Polisi Ini Dipecat

Konten.co.id – Anggota Polsek Kimaam, Kabupaten Merauke Papua , Brigadir RK menembak seorang warga bernama YM (32 th) hingga tewas.

Insiden penembakan yang terjadi Selasa (2/7/2019) malam sekitar pukul 23.30 WIT berawal saat RK dan YM dalam keadaan mabuk akibat menegak miras di cafe yang berada di kampung Wogekel, Distrik Ilyawab, Papua.

Brigpol RK menembak YM menggunakan pistol jenis revolver yang merupakan inventaris pos polisi Ilwayab, Polsek Kimaam. Korban mengalami luka tembak di bagian belakang telinga tembus ke depan

Dikonfirmasi wartawan, Kamis (4/7/2019), Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Roja membenarkan hal tersebut. Pihaknya akan melakukan dilakukan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) RM.

“Sebagaimana arahan dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian, oknum polisi di Merauke (RK) akan di-PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat),” katanya di Kota Jayapura.

Ia menyatakan kasus penembakan tersebut telah mencoreng nama institusi dan menjadi perhatian semua pihak. Kasus tersebut, kata dia, telah sampai pada tahap I pelimpahan berkas perkara ke Kejaksaan Negeri Merauke.

“Sebagaimana laporan dari Kapolres Merauke, kasus itu sudah pada tahap I,” katanya.

Terkait peristiwa tersebut, Rudolf menyatakan telah memerintah para kapolres untuk melakukan pengecekan senjata api dan sikap para petugas pemegangnya dengan rutin.

“Saya sudah sampaikan kepada para kapolres agar menarik melakukan pengecekan kepada anggota yang menggunakan senjata api, yang suka mabuk senjatanya ditarik dan lakukan tes rutin untuk hal ini,” katanya. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *