fbpx

Kepulangan Rizieq Terganjal Aturan Denda Overstay Saudi

Kepulangan Rizieq Terganjal Aturan Denda Overstay Saudi

Pemerintah Arab Saudi Kenakan Denda Overstay pada Habib Rizieq.

Jika Pulang, Rizieq Harus Membayar Denda Overstay ke Pemerintah Saudi

Konten.co.id – Partai Gerindra diwakili Prabowo Subianto mengajukan pemulangan Rizieq ke Tanah Air sebagai syarat rekonsiliasi pasca-Pilpres 2019.

Tak hanya pemulangan Rizieq, Prabowo juga meminta pemerintah membebaskan sejumlah tokoh pendukung yang ditangkap karena terjerat kasus hukum.

“Ya keseluruhan (pemulangan Rizieq Shihab), bukan hanya itu. Tapi keseluruhan bukan hanya itu. Kemarin kan banyak ditahan ratusan orang. Lagi diproses-proses. Ya segala macamlah ya,” ujar sekjen Partai Gerindra Muzani, Rabu (10/7/2019).

Hanya saja kepulangannya terganjal aturan kewajiban membayar denda terkait aturan overstay atau tinggal di suatu tempat lebih lama dari masa yang diizinkan.

“Iya (ada halangan). Bayar denda overstay. Saudi menyebutnya gharamah,” ujar Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel.

Selain itu ia mengatakan visa yang dimiliki Rizieq juga telah habis masa berlakunya pada pertengahan 2018.

Sementara visa yang diajukan Rizieq berjenis multiple entry. Artinya, setiap tiga bulan Rizieq harus keluar dari Arab Saudi untuk memperbarui izin visa.

“besaran denda yang harus dibayarkan mencapai Rp 110 juta per orang. Sedangkan Rizieq tinggal bersama empat orang lainnya, tinggal kali lima saja,” katanya.

Akan tetapi, Rizieq pun belum tentu bisa langsung pulang. Karena ada aturan seorang warga negara asing tidak dapat keluar dari wilayah Arab Saudi jika masih memiliki persoalan hukum, baik pidana maupun perdata.

“Jika ada masalah hukum meski bayar denda ya tetap saja enggak bisa keluar sebelum selesaikan masalahnya,” tutur dia.

Seperti diketahui, pada April 2017 Rizieq bertolak ke Mekkah, Arab Saudi, untuk menunaikan ibadah umrah.

Saat itu tengah muncul kasus chat (percakapan) via WhatsApp berkonten pornografi yang diduga menjerat pemimpin FPI itu dengan seorang perempuan bernama Firza Husein.

Setahun berjalan, polisi menghentikan kasus tersebut dengan alasan tidak cukup bukti. Namun, hingga kini Rizieq tak kunjung pulang ke Tanah Air. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya :


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Pilihan

Berita Video