Ini 5 Pembunuh Manusia Paling Mematikan

Ini 5 Pembunuh Manusia Paling Mematikan

Ternyata ini 5 pembunuh paling mematikan bagi manusia. Tidak ada rokok.

Bukan Rokok, Ini 5 Pembunuh Manusia Paling Mematikan

Konten.co.id – Banyak orang menyalahkan rokok bisa membunuh. Tapi sadarkah anda kalau ada kebiasaan buruk yang juga bisa membunuh? Berikut lima kebiasaan buruk yang dikenal sebagai pembunuh:

Kesepian

Perkembangan media sosial dan memudarnya kontak langsung antarmanusia membuat mantan dokter bedah umum, Vivek Murthy, menetapkan kesepian sebagai ‘wabah’ di dunia yang efeknya mematikan.

Julianne Holt-Lunstad, profesor psikologi di Brigham Young University, mengatakan bahwa kesepian mengurangi harapan hidup orang-orang. Dampak negatif kesepian setara dengan mengisap 15 rokok dalam sehari.

Duduk terlalu lama

Menurut sebuah studi pada 2014, duduk sepanjang hari meningkatkan risiko beberapa jenis kanker.

Para peneliti mengumpulkan data empat juta orang tentang seberapa sering mereka duduk untuk menonton televisi, bekerja, dan berada di perjalanan. Setiap peningkatan dua jam waktu duduk, meningkatkan risiko seseorang terkena kanker usus besar, rahim, dan paru-paru. Hasilnya tetap sama meskipun mereka telah berolahraga.

Kurang tidur

The Centers for Disease Control and Prevention telah menetapkan bahwa gangguan tidur berkaitan erat dengan masalah kesehatan.

Profesor Valery Gafarov dari World Health Organisation mencatat pada 2015 bahwa kurangnya waktu tidur meningkatkan risiko stroke dan serangan jantung yang sama dengan efek merokok.

Tanning (Menggelapkan kulit)

Indoor tanning tampaknya seperti versi terkontrol dari berjemur di bawah sinar matahari. Namun, keduanya ternyata lebih berbahaya dari merokok.

Studi yang dipublikasikan di JAMA pada 2014, menemukan fakta bahwa proses menggelapkan warna kulit bisa berisiko menyebabkan kanker kulit. Jumlahnya bahkan lebih parah dibanding kanker paru-paru akibat merokok.

“Mengingat banyaknya kasus kanker kulit yang terjadi akibat indoor tanning, penting untuk menjadikannya masalah kesehatan yang utama,” tulis peneliti.

Diet buruk

Banyak bukti menunjukkan bahwa makanan manis dan mengandung lemak jenuh tinggi dapat mengekspos orang-orang ke penyakit fatal. Pada 2016, para peneliti menemukan fakta bahwa pola makan yang buruk dapat menyebabkan kematian. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Pilihan :

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *