fbpx

Kisah Kelam Di Balik Kejayaan Samsung

Kisah Kelam Di Balik Kejayaan Samsung

Kisah kelam pendiri Samsung

Di Balik Kejayaan Samsung, Terselip Kisah Kelam Pendirinya

Konten.co.id – Korea Selatan bahkan dunia mungkin tidak ada yang tak kenal Lee Kun Hee. Sebagai Chairman of Samsung Group, Lee memiliki kekayaan sebanyak US$ 16,8 miliar atau setara Rp 234 triliun.

Ini membuatnya menduduki peringkat satu di daftar orang paling kaya di Korea Selatan versi Forbes. Namun siapa sangka pria berusia 77 tahun ini sempat mengalami perputaran roda kehidupan yang begitu terjal.

Lee pertama kali memimpin Samsung pada tahun 1987, setelah ayahnya, Lee Byung-Chull yang merupakan pendiri Samsung, meninggal. Perusahaan yang didirikan pada tahun 1938 dengan nama yang memiliki arti tiga bintang ini, dulunya adalah perusahaan mie biasa.

Namun, berkat berbagai strategi yang dijalankan keluarga Samsung perlahan-lahan berhasil menjadi salah satu perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia. Saat ini Samsung memiliki sejumlah perusahaan induk dan anak perusahaan yang disatukan dengan nama merek Samsung.

Mengutip Korea News Plus, dalam kehidupan bisnis, Lee pernah dua kali tersandung masalah hukum.

Pada tahun 1996, Lee dihukum karena membayar suap kepada mantan presiden Chun Doo-hwan dan Roh Tae-woo. Namun, menurut The Verge, ia diampuni oleh Presiden Kim Young-sam pada 1997.

Pada 2007, Kepala pengacara Samsung Kim Yong-chul memberi tahu pemerintah tentang dana suap Lee Kun-hee.

Kim Yong-chul mengatakan kepada para pejabat bahwa dana gelap milik Lee Kun-hee diduga digunakan eksekutif untuk menyuap jaksa, hakim, dan tokoh politik di Korea Selatan. Namun, ia kembali mendapat pengampunan presiden.

Lee Kun-hee memiliki tiga putri dan seorang putra. Putri bungsunya Lee Yoon-hyung melakukan bunuh diri pada tahun 2005 lalu.

Kemudian, putra satu-satunya, Lee Jae-yong bercerai pada 2009; sementara putri sulungnya yang bernama Lee Boo-jin, pimpinan di Hotel Shilla, juga berpisah dari suaminya pada tahun 2016.

Pada pertengahan tahun 2014, Lee mengalami serangan jantung. Tak lama berselang, Tahun 2016 media Korea menuduh Lee terlibat dalam kasus prostitusi sebelum ia lumpuh pada tahun 2014. Mengutip Forbes, sejak dikabarkan terkena serangan jantung pada 2014, belum ada kabar terkini soal kondisi kesehatannya.

Lee Jae-yong yang menjabat sebagai Vice Chairman Samsung Electronics semenjak Lee Kun-hee jatuh sakit dipenjara setelah dinyatakan bersalah melakukan korupsi pada 2017 lalu.

Lee Jae-yong dituduh melakukan penyuapan, penggelapan, dan sumpah palsu. Kasus itu terkait skandal yang menyeret impeachment terhadap Presiden Korsel, Park Geung-hye.

Pada awalnya ia dijatuhi hukuman lima tahun penjara tetapi dibebaskan pada tahun 2018 setelah pengadilan banding membatalkan putusan ini dan memberinya hukuman percobaan.

Sementara Lee Boo-jin diberitakan telah memakai obat-obatan terlarang, propofol. Mengutip Korea News Plus, propofol merupakan obat penenang yang diklasifikasikan sebagai obat psikotropika. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya :


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Pilihan

Berita Video