fbpx

Dahnil Anzar Kecam Penolakan Acara Hanan Attaki

Dahnil Anzar Kecam Penolakan Acara Hanan Attaki

Bubarnya acara Hanan Attaki di Tegal, memantik reaksi Dahnil Anzar.

Hanan Attaki Ditolak Ansor, Dahnil Anzar: Mereka Anti Toleransi

Konten.co.id – Pembubaran Tausiah Ustaz kondang Hanan Attaki berujung panjang. Yang mendapat tanggapan dari berbagai pihak.

Salah satunya dari Dahnil Anzar Simanjuntak. Dari akun twitternya ia mengecam penolakan terhadap ustaz yang bertausiyah.

“Bila semua ustadz yg berbeda dan dianggap tdk sesuai dg kelompoknya diusir, dan kelompok lain melakukan hal serupa. Maka perpecahan di republik kita menjadi nyata. Mrk yg teriak NKRI sesungguhnya perusak NKRI. Mrk yg teriak toleransi sesungguhnya anti toleransi.

Pendapat itu pun dibungkam dengan pernyataan dari pemilik akun @rizamsyamsik yang menyatakan kalau Ustaz Hanan Attaki tidak dibubarkan. Tapi hanya di protes.

Ia pun jadi datang dan mengisi doa. “Yang dilakukan PC GP Ansor Tegal itu protes bukan membubarkan, Hanan Attaki jadi datang & ngisi doa. Kenapa gak ceramah? Halah Playing Victim. Sama kayak kejadian Felix Siaw di Sidoarjo tahun kemarin.. #HananAttakiPlayingVictim” cuitannya.

Sementara akun @mushashi_mashabi mencuitkan “Ini infonya yg benar, Anshor dan Banser sama sekali tidak ada urusan dalam hal ini”

Sambil menambahkan kutipan dari akun @ANO yang menuliskan kalau Ansor tidak membubarkan acara Ustaz Hanan Attaki. “Yang membubarkan siapa? Kan itu narasi ronavioletta, hilmi dll. Ini Ansor cuma bersurat ke kepolisian dll, suratnya tersebar di WAG mereka dan tiba-tiba panitia membatalkan. Lah koq framingnya” Ansor Tegal membatalkan pengajian ” kan ndak pas juga” cuitannya.

Hal ini pun ditanggapi netizen. Salah satunya @anaharies. “Sudah lah tdk perlu bawa bawa Ustad /Habib dengan Beralasan bla bla dan perpecahan….Sbg manusia tau apa yg baik dan benar..tdk semua yg baik itu benar dan tdk semua yg jelek itu Jahat,jgn paksa pemikiran sendiri utk di percaya org lain…Salah itu”

Sementara @AndiSirajudin mencuitkan. “Ini yg terjadi saat Pilkada Jakarta, dimana Pak Djarot diusir dari masjid sarang kilafah padahal beliau hendak shalat, BUKAN KAMPANYE” (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya :


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Pilihan

Berita Video