Coffee Shop Destinasi Favorit Pecinta Kopi Garut

Coffee Shop Destinasi Favorit Pecinta Kopi Garut

Kedai Mahkota Java Coffee, kedai kopi tradisi.

Destinasi Pecinta Kopi Garut, Kopi dengan Kualitas Dunia

Konten.co.id – Preanger adalah nama lain untuk Priangan atau Parahyangan, dan merupakan wilayah pegunungan di propinsi Jawa Barat, Indonesia. Parahyangan berasal dari kata ‘para-hyang-an’ yang berarti tempat para hyang atau para dewa tinggal.

Dalam cerita rakyat, digambarkan bahwa Parahyangan diciptaan ketika Dewa tersenyum sehingga semua berkat dicurahkan pada tanah Priangan. Atas berkah para dewa tersebut, Priangan dianugerahi tanah pertanian dan perkebunan yang sangat subur serta pesona alam yang indah.

Sekilas Sejarah Kopi Garut “Preanger Java Coffee”

Diawali oleh perusahaan dagang milik Belanda – Vereenigde Oost Indische Compagnie(VOC)- dengan sukses melakukan budidaya tanaman kopi di wilayah Priangan. Gubernur Jenderal Willem Van Outshoorn (1635- 1720) kemudian mengemukakan gagasan Preanger-stelsel (sistem Priangan) dengan meminta para bupati di wilayah Priangan untuk melakukan penanaman kopi di pulau Jawa.

Di awal abad 17, Preanger-stelsel, yang juga dikenal dengan sebutan Koffie-stelsel, berhasil membuat Belanda sebagai produsen kopi utama dunia. Tahun 1711, VOC membawa kopi Jawa ke Balai Lelang Amsterdam. Kopi Jawa itu berhasil memecahkan rekor harga tertinggi. Tahun 1727, Kopi yang kemudian dikenal dengan sebutan Preanger Java Coffee itu berhasil menggeser Mocha Coffee di pasar Eropa.

Pada tahun 1873, serangan hama karat daun yang dikenal sebagai hemeliea vastatrix melanda pulau Jawa sehingga memusnahkan sebagian besar perkebunan kopi di sana. Perlahan sisa perkebunan kopi yang ada juga tidak menghasilkan jumlah produksi seperti di masa lalu. Terdapat rentang waktu yang cukup lama sebelum kemudian kopi Java Preanger mencoba untuk bangkit lagi.

Kembalinya Kejayaan Kopi Garut

Di Kabupaten Garut, kopi baru sekitar enam tahun terakhir mulai marak diproduksi. Hingga saat ini tanaman kopi dari masa kolonial Belanda dulu masih bisa ditemukan. Pohon-pohon kopi tua tersebut sering dijadikan tanaman indukan oleh petani.

Momentum awal kembalinya kejayaan kopi Garut, adalah ketika secara mengejutkan, dalam lomba Barista Internasional di Italia pada tahun 2008, kopi dari tanah Priangan berhasil menang sebagai juara pertama. Kopi Priangan populer dengan nama Java Preanger coffee. Saat ini, masyarakat di Jawa Barat sangat berharap untuk dapat mengembalikan kejayaan kopi Priangan bagi penikmat kopi di seluruh penjuru dunia.

Kopi Garut, Kopi dengan Kualitas yang Diakui Dunia

Kopi Java Preanger sudah sangat dikenal di seluruh dunia sejak ratusan tahun yang lalu. Kopi ini merupakan jenis kopi terbaik yang diproduksi di perkebunan berkualitas tinggi, berlokasi di tanah Parahyangan, Jawa barat. Rasanya berbeda dibandingkan dengan kopi Arabika yang ditanam di perkebunan lain di Indonesia.

Bahkan, kopi Java Preanger Arabika yang dihasilkan dari perkebunan di kabupaten Garut adalah salah satu yang terbaik di kawasan Parahyangan. Luas lahan perkebunan kopi di kabupaten Garut kurang lebih 3.000 ha dan masih akan terus diperluas, seiring semangat pemerintah daerah Kabupaten Garut dibawah pimpinan bupati H. Rudy Gunawan untuk menjadikan kopi sebagai salah satu komoditas unggulan Garut.

Mahkota Java Coffee

“Biji kopi yang kami gunakan untuk produk kami, dihasilkan dari perkebunan kopi rakyat yang tersebar di daerah sekitar gunung Papandayan dan gunung Cikuray, Kabupaten Garut. Para petani merawat dengan baik tanaman kopi mereka dan pemetikan saat panen sepenuhnya dilakukan dengan tangan secara tradisional,” kata Hari Yuniardi, owner Mahkota Java Coffee dan Mahkota Coffee Shop.

Dengan bahan baku biji kopi kualitas terbaik, “kami berkomitmen penuh untuk menjaga agar proses selanjutnya dapat menghasilkan produk akhir yang juga berkualitas terbaik. Kami percaya bahwa proses produksi akan memainkan peran yang sangat penting dalam menghasilkan produk terbaik,” katanya.

Mahkota Coffee Shop

Nah, diantara sekian banyak kedai kopi yang tumbuh bak jamur di musim hujan, Mahkota Java Coffee berani tampil beda. Kedai kopi yang berdiri tahun 2017 dan berlokasi di Jln. Raya Bayongbong KM. 10 No. 1899, Garut, Jawa Barat ini, menawarkan berbagai menu kopi tradisional asli Garut.

“Selain jadi brand kedai kopi, Mahkota Coffee juga jadi merk dagang kopi Garut produksi sendiri. Kopi Java Preanger,” kata Hari Yuniardi, owner Mahkota Java Coffee Shop.

“Kami mulai berproduksi pada akhir tahun 2010. Sebagai perusahaan yang baru lahir dan tumbuh, kami berusaha seoptimal mungkin untuk memberikan produk serta pelayanan yang terbaik, sesuai dengan kebutuhan konsumen,” lanjutnya.

Hari menyebut, nilai yang selama ini dipegang teguh olehnya adalah: high quality and consistency, customer is our focus, honest cooperation and mutual respect, sustainable development. (*)

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *