Buntut ‘Rekonsiliasi’, PA 212: Kami Selesai dengan Prabowo

Buntut ‘Rekonsiliasi’, PA 212: Kami Selesai dengan Prabowo

Buntut ‘rekonsiliasi’ Prabowo-Jokowi, PA 212 putuskan hubungan dengan Prabowo.

Dianggap Abaikan Aspirasi Umat, PA 212: Kami Selesai dengan Prabowo

Konten.co.id – Pelaksana Tugas Ketua PA 212, Asep Syarifudin menilai pertemuan antara Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai bentuk mengabaikan aspirasi umat. Terutama PA 212.

Padahal umat sangat mendukung Prabowo untuk menjabat sebagai presiden Republik Indonesia tahun 2019-2024. “Prabowo-Sandi kami nilai bisa membela dan mengakomodasi kepentingan kami, kalau Prabowo berkomunikasi (dengan Jokowi), menurut saya ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap aspirasi umat dan rakyat,” ungkap Asep, Jumat (19/7/2019).

Meski demikian ia berharap di tahun 2024, Khilafah bisa berdiri tegak di Indonesia. Khilafah atau sistem kenegaraan yang berlandaskan ajaran Islam itu tidak terlarang.

“Harapan saya 2024 khilafah tegak di Indonesia. Khilafah itu adalah syariat Islam. Kalau menolak khilafah itu menolak syariat Islam. Itu penodaan agama,” ungkapnya.

Ia mengatakan sistem kenegaraan di Indonesia kekinian belum bisa mengamankan kedaulatan agama. “Sistem itu dalam masyarakat iya tapi untuk konteks amankan kedaulatan agama belum tentu.” Tukasnya.(*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *