fbpx

Awan Panas Gunung Merapi Mencapai 1,1 Km

Awan Panas Gunung Merapi Mencapai 1,1 Km

BPPTKG meminta tidak ada aktivitas manusia dalam radius 3 kilometer

Jangan Dekat-Dekat, Awan Panas Gunung Merapi Meluncur Lagi

Konten.co.id – Gunung Merapi di Jawa Tengah kembali meluncurkan awan panas guguran, Senin (1/7/2019) pagi. Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta mencatat, awan panas guguran di puncak Gunung Merapi terlihat pada pukul 06:13 WIB.

Guguran awan panas tercatat di seismogram dengan amplitudo 75 milimeter dengan durasi 110 detik. Kali ini, jarak luncur awan panas guguran mencapai 1.100 meter (1,1 kilometer) mengarah ke hulu Kali Gendol.

Sementara status Gunung Merapi masih waspada. “Status waspada sejak 21 Mei 2018,” ujar Kepala BPPTKG Yogyakarta, Hanik Humaida.

Meski terjadi peluncuran awan panas, tetapi kondisi puncak Gunung Merapi sepanjang Senin dini hari masih tampak kondusif. Cuaca di Gunung Merapi yang berada pada ketinggian 2.968 meter di atas permukaan laut, secara umum, terpantau cerah dan berawan.

Angin bertiup lemah ke arah barat. Suhu udara 11-15,8 derajat celsius, kelembaban udara 49-80 persen, dan tekanan udara 628,4-709,1 mmHg.

Asap kawah Gunung Merapi terlihat jelas dan teramati berwarna putih dengan intensitas tipis dan tinggi 15 meter di atas puncak kawah. Dari CCTV, teramati guguran lava sebanyak 3 kali jarak luncur sejauh 600-850 meter ke hulu kali Gendol.

BPPTKG mencatat aktivitas kegempaan, di antaranya 17 kali guguran dengan amplitudo 2-24 milimeter, berdurasi 38,44-86,08 detik. Sementara gempa hybrid atau fase banyak terjadi 1 kali dengan amplitudo 4 milimeter, berdurasi 9,44 detik.

Pihaknya merekomendasikan tidak ada aktivitas manusia dalam radius 3 kilometer dari puncak Gunung Merapi. Masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa di luar radius tersebut. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya :


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Pilihan

Berita Video