fbpx

Anak Tukang Becak Ini, 10 Bulan Lulus S2 ITB

Anak Tukang Becak Ini, 10 Bulan Lulus S2 ITB

Putri penarik becak ini luar biasa, selesaikan studi S2 Kimia ITB hanya dalam 10 bulan.

Wow! Putri Penarik Becak Ini, Lulus S2 ITB Hanya Dalam Waktu 10 Bulan

Konten.co.id – Cerdas. Begitu ungkapan terbaik bagi Herayati Sawitri (24). Bagaimana tidak, anak tukang becak asal Cilegon, Banten ini berhasil meraih impian lulus S2 jurusan Kimia di Institut Teknologi Bandung (ITB) hanya dalam waktu 10 bulan. Wow!!

Warga Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon itu dulu sempat heboh lantaran bisa lulus cum laude dengan IPK 3,77 di jurusan yang sama.

Hera mengatakan dirinya mendapat kesempatan mengambil studi S2 melalui program Fast Track ITB . “Saya ambil S2 Kimia. Masa studi kurang lebih 10 bulan. Lulus sidang magister 15 Mei lalu,” terangnya.

Hera sendiri terlahir dari keluarga sederhana. Ayahnya Sawiri (67) hanyalah seorang penarik becak yang penghasilannya juga pas-pasan. “Ayah dulu yang bikin Hera semangat kuliah, semua demi orang tua,” kata alumni MAN 2 Kota Cilegon ini.

Prestasi Hera pun tak terbantahkan. Sewaktu masih mengambil S1 ia menjadi mahasiswi langganan penghargaan Dean’st List enam kali berturut-turut dan pernah menjadi delegasi Indonesia dalam acara Asia Pasific Future Leader Conference 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia

Hera menuturkan setelah diwisuda, sementara dia akan bekerja terlebih dahulu. Setelah itu dia berencana kembali melanjutkan studi S3. Ia punya keinginan luhur.

Ia mengatakan kelak ingin mengabdi untuk Provinsi Banten. Dalam pengabdiannya itu dia ingin menyalurkan ilmu pengetahuan yang didapat dengan menjadi pengajar yakni seorang dosen. Menjadi seorang dosen adalah cita-citanya selama ini.

“Saya bercita-cita menjadi dosen. Inginnya menjadi dosen di Banten, mengabdi untuk Banten. Selayaknya warga daerah, harus kembali lagi untuk daerahnya. Selain latar belakang saya juga suka mengajar,” ujar anak bungsu dari empat bersaudara ini

Ayahanda Hera, Sawiri (67) mengaku bersyukur anak bungsunya bisa lulus S2 dengan cepat.

Sawiri mengaku tidak punya impian putrinya bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi ternama. Lantaran jangankan untuk biaya kuliah, untuk makan sehari-hari saja masih kekurangan.

“Alhamdulillah anak saya bisa kuliah di ITB sampai lulus. Saya bangga punya anak seperti Hera dan mudah-mudahan ilmunya bisa berguna untuk masyarakat Banten,” harapnya. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Berita Lainnya :


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Aplikasi Android

Aplikasi Portal Berita Konten di Google PlayStore

Satire

Berita Pilihan

Berita Video