fbpx

4 Fakta Mengerikan di Balik Carok

4 Fakta Mengerikan di Balik Carok

Carok, cara orang Madura menyelesaikan masalah.

Pernah Dengar Istilah ‘Carok’? Ini 4 Fakta Mengerikan di Baliknya

Konten.co.id – Kalau mendengar kata carok, pikiran kita pasti langsung tertuju kepada Madura. Tradisi mencekam ini sudah menjadi ciri khas dari pulau garam.

Carok sendiri adalah duel sampai mati yang dilakukan oleh dua pria dengan menggunakan senjata celurit. Biasanya, carok adalah cara terakhir yang dilakukan oleh masyarakat Madura untuk menyelesaikan masalah yang tak kunjung selesai.

Nah berikut ini ada empat fakta tentang carok, ritual asli Indonesia yang cukup menakutkan di dunia :

1.Carok dilakukan di tempat yang sepi, jauh dari keramaian

Dua orang yang nantinya akan berduel, harus segera menentukan tempat yang sepi. Dengan tujuan tidak ada yang menonton apalagi membantu salah satu dari kubu yang bertarung.

Carok adalah duel satu lawan satu. Ini merupakan cara penyelesaian terakhir, jika setelah dua kali diperingatkan masih saja membelot dan bandel.

2. Pembuat masalah akan diberi peringatan terlebih dulu hingga tiga kali

Ritual carok biasanya didahului oleh suatu masalah. Orang yang memang telah membuat masalah, akan segera didatangi rumahnya oleh orang yang sudah dilukai dan atau tidak terima dengan apa yang diperbuatnya.

Si pembuat masalah, akan diberi peringatan sebelumnya. Jika sampai peringatan ketiga masih tetap berulah, maka si pembuat masalah tadi akan diajak carok. Si pengajak akan bertanya dengan sopan, soal kapan dan dimana carok dilakukan, untuk menyelesaikan masalah tadi.

3. Mandi besar terlebih dahulu

Orang-orang Madura adalah masyarakat yang mayoritas memeluk agama Islam. Dalam agama Islam, orang yang mati harus dimandikan atau disucikan. Hal ini kemudian diaplikasikan ke dalam budaya carok. Ya, syarat sebelum seseorang melakukan carok adalah dia harus mandi besar terlebih dahulu.

4. Pengembalian celurit oleh salah satu pelaku, adalah tanda kekalahan pelaku carok lainnya

Pihak Keluarga cuma dapat menunggu di rumah. Karena tidak boleh ada satu pun orang lain yang menyaksikan. Carok adalah murni urusan antara dua orang yang bermasalah tadi.

Oleh sebab itu, penyampaian kabar pada pihak keluarga, si pemenang ritual carok akan membawakan celurit lawannya, pada pihak keluarga yang dikalahkan. Pengembalian celurit adalah tanda bahwa pemiliknya sudah kalah. (*)

Penulis : Ade Indra
Editor : IGR

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *