3 Perampok Toko Emas Ditembak

3 Perampok Toko Emas Ditembak

Ketiga perampok ditembak karena melawan petugas.

Bawa 1 Kg Emas, 3 Perampok Ditembak

Konten.co.id – Jajaran Satreskrim Polres Langkat, Sumatera Utara, menangkap tiga perampok yang kerap beraksi di Pulau Sumatera, khususnya di Riau dan Sumatera Utara. Ketiganya berinisial SA (39), RI (37), dan HS (34).

Dari penangkapan ketiganya polisi mengamankan barang bukti 1 kilogram emas. Kasatreskrim Polres Langkat, AKP Teuku Fahtir, mengatakan ketiganya ditangkap Kamis (27/6/2019).

Kepolisian, katanya terpaksa melakukan penembakan karena tersangka melakukan perlawanan saat ditangkap. “Untuk para tersangka sudah melakukan perampokan di 10 tempat kejadian perkara di Riau, Stabat (Langkat), Medan dan tempat-tempat lain,” ujar Fathir, Senin (1/7/2019).

Fathir menjelaskan kronologi penangkapan bermula saat polisi mengamankan SA di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat. Dari penangkapan itu, polisi berhasil menyita 1 bilah pisau sangkur dan 1 satu pucuk senjata api rakitan dengan jenis Revolver.

Saat diinterogasi, SA mengatakan pistol itu milik rekannya, RI dan HS. Mendapatkan informasi tersebut, polisi langsung mengejar RI dan HS.

Rupanya, RI dan HS sudah melarikan diri ke Medan, tepatnya di sebuah hotel di Kecamatan Medan Selayang. Namun polisi tetap membuntuti dan berhasil meringkus keduanya. “Saat itu kedua pelaku berusaha melarikan diri dengan melawan petugas. Akhirnya dilumpuhkan dengan melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki kedua pelaku,” jelas Fahtir.

Fahtir menyebut, ketiganya merupakan komplotan perampok yang diduga kuat kerap menggunakan senjata api untuk melakukan aksinya di rumah warga maupun toko emas. Dari pengakuan ketiganya, kelompok ini juga berencana merampok toko emas di Kota Siantar.

Dari hasil penangkapan, diamankan barang bukti satu unit sepeda motor merek Honda Supra warna hitam, 1 pucuk senjata api jenis FN warna silver, amunisi 23 butir, emas satu plastik seberat 1 kilogram, 2 unit handphone, 1 buah kunci T, 1 set kunci, dan 1 bilah pisau. Ketiganya juga telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Para tersangka dijerat dengan Pasal 1 UU Nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. Dan pasal 363 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,” tutupnya. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *