Sensasi Sensen Komara Mendeklarasikan NII

Sensasi Sensen Komara Mendeklarasikan NII

Hamdani ditetapkan tersangka dan diketahui kalau surat tentang pengakuan Hamdani sebagai rasul Allah swt dan presiden Negara Islam Indonesia hanya untuk sensasi.

‘Menteri’ Ditangkap, Cara Sensen Komara dan Pengikutnya Buat Sensasi

Konten.co.id – Hamdani (48), warga Desa Purbayani, Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat (Jabar) diamankan jajaran Satreskrim Polres Garut setelah mendeklarasikan Sensen Komara sebagai rasul lewat syahadatnya dan juga mendeklarasikan Negara Islam Indonesia (NII).

“Syahadat diganti dengan pengakuan drs Sensen Komara sebagai rasul Allah dan ada pengakuan Negara Islam Indonesia (NII),” ucap Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna dalam jumpa pers di Mapolres Garut, Selasa (18/6/2019).

Diketahui pada 11 Juni ada laporan bahwa ada selebaran yang mengakui Sensen Komara sebagai rasul Allah swt dan akan didirakannya NII dengan Sensen sebagai presidennya.

Dari hasil penelusuran anggota Satreskrim, selebaran tersebut diketahui disebarkan oleh Hamdani ke pemerintah desa dan Kecamatan Caringin. Hamdani yang mengklaim sebagai Menteri Perindustrian di NII pun akhirnya diamankan setelah masyarakat resah atas selebaran yang dibuatnya.

Hamdani sendiri diamankan untuk menghindari keresahan di masyarakat atas selebaran berisi pengakuan Sensen Komara sebagai nabi dan juga mendeklarasikan NII. Dipastikan keberadaan Sensen dan pengikutnya hanya untuk mencari sensasi.

“Tersangka diamankan untuk menghindari keresahan di masyarakat,” ujarnya.

“Motifnya memang ingin membuat sensasi dan keresahan di masyarakat, makanya kita amankan,” jelas Budi.

Hamdani pun dipastikan dijerat pasal penistaan agama. Sebelumnya Hamdani juga pernah tersangkut kasus serupa pada tahun 2018.

Namun saat itu, tersangka utamanya yaitu Sensen Komara dinyatakan mengidap gangguan jiwa hingga dikenai sanksi wajib lapor.

“Kemudian ada laporan lagi, ada selebaran yang menyebut Sensen sebagai nabi dan mendeklarasikan NII,” katanya.

Sementara terkait dugaan makar karena mendeklarasikan NII, menurut Budi pihaknya masih mendalami dugaan tersebut dengan melakukan pengecekan ke lapangan.

“Dugaan makar kita masih dalami, kita lakukan pengecekan lagi di lapangan, karena perlu bukti yang kuat,” katanya. (*)

Penulis : Ade Indra

Ade Indra
ADMINISTRATOR
PROFILE

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *